Pertarungan Dua Raksasa Jerman Tersaji Di Le Mans 24 Jam 2016

Selasa, 14/06/2016 18:59 WIB |

mobilinanews (Le Mans)- Ajang balap mobil ketahanan dunia FIA WEC siap menggelar seri ketiganya di sirkuit Le Mans pada akhir pekan ini (18-19/06).

Seri ini merupakan balapan tertua yang pernah digelar pertama kali pada 1923. Sirkuit La Sarthe yang digunakan ini merupakan sirkuit berkarakter cepat yang memiliki panjang 13 km.

Sirkuit ini merupakan gabungan sirkuit permanen dengan jalan raya yang ditutup untuk ajang balap.

Pada era tahun 60-an dan 70-an beberapa pebalap yang tewas sebelum trek ini direnovasi karena melewati tikungan cepat dan melintasi lintasan lurus yang bergelombang. Pasalnya, merupakan bagian dari jalan raya bernama Mulsanne.

Maka dari itu, penyelenggara memaksimalkan area keselamatan dengan membuat tikungan chichane demi mengurangi kecepatan mobil sekaligus menambah aksi salip menyalip antar pebalap.

Bagian Mulsanne ini pernah digunakan pabrikan asal Perancis, Peugeot untuk tes mobil dengan meraih kecepatan 400 km/jam di jalan raya dengan mobil balap LMP pada 1988.

Sirkuit ini beberapa kali muncul pada permainan game balap terkenal seperti Gran Turismo dan Forza Motorsport sebagai bagian dari lintasan yang bisa dimainkan oleh para gamers.

Musim lalu, tim asal Jerman, Porsche berhasil meraih juara dengan mobil bernomor 19 yang dikendarai Earl Bamber, Nick Tandy dan Nico Hulkenberg.

Tidak hanya itu saja, mobil Porsche 919 lainnya yang bernomor 17 juga meraih podium kedua melalui Timo Bernhard, Brendon Hartley dan Mark Webber.

Sementara tim Audi hanya mampu finish di posisi ketiga melalui mobil R18 bernomor 7 yang dikendarai Andre Lotterer, Marcel Fassler dan Benoit Treluyer.

Pada gelaran tahun ini, Porsche tidak memboyong Hulkenberg karena bentrok jadwal dengan ajang F1 di Baku, Azerbaijan. Ini bisa jadi merupakan keuntungan bagi pabrikan Audi demi meraih kemenangan kembali di ajang Le Mans sejak terakhir kali menang di tahun 2014.

Sebelumnya pada 2010-2014, pabrikan asal Ingolstadt, Jerman ini menjadi dominator dengan mobil andalannya R18.

Mampukah Audi membalas dendam kegagalan musim lalu? Atau Porsche tetap berkuasa di La Sarthe? (Teks Berto Pramadya)