mobilinanews.com (Jakarta) - Saat ini sebenarnya banyak potensi untuk membesarkan time rally. Karena banyak peserta pemula. Hanya saja karena peraturannya dianggap semakin terlalu sulit dan menyusahkan, cabang yang biasa disebut reli wisata kurang peminat. Penyelenggara juga acapkali mengalami kendala.
"Untuk 2015, PP IMI membuat peraturan yang mudah diterapkan, terutama untuk penyelenggara di daerah," ujar Suryo Putranto, komisi time rally PP IMI kepada mobilinanews (15/2).
Suryo yang datang dari Surabaya menambahkan, soal permainan dipermudah sehingga kompetisi antara Senior dan Yunior makin rapat.
Lalu penentuan pemenang dari angka hukuman erendah (bukan sistem poin). Kejuaraan Nasional mencakup kelompok Umum, Seeded B, Pemula, Team Pengprov IMI. "Tujuannya supaya Pengprov bersedia kirim tim," lanjut Suryo.
Kemudian untuk pos rahasia detik minimal didapatkan oleh 25% peserta. Bila tidak maka statusnya menjadi Pos Rute biasa.
Jumlah pos per trayek dibatasi : Pos Rahasia Detik (minimal 2 maksmal 6), Pos Rahasia Menit (minimal 1 maksimal 2), Pos Rahasia Rata2 (minimal 1 maksimal 2). "Poin juara seri terakhir yg terlaksana dikalikan 1,5. Seeded A yg sdh tdk aktif 5 thn menjadi Seeded B," pungkas pria yang sudah belasan tahun berkecimpung di reli wisata itu.
Acara Seminar dan Ujian Olahraga Mobil PP IMI berakhir Minggu (15/2) sore di Istora Senayan, Jakarta.