motorinanews - Siapa yang tak kenal dengan helm Skully AR-1? Ya, helm yang memiliki banyak teknologi tersebut memang sangat dibutuhkan para pengendara sepeda motor. Pasalnya helm tersebut mempunyai fitur yang tidak semua helm memilikinya.
Namun apakah kalian tahu, pendiri sekaligus CEO helm Skully, Marcus Weller didepak keluar oleh investornya sendiri. Menurut laporan TechCrunch, investor mempermasalahkan manufactur dan menyalahkan desain yang dibuat.
Meskipun awalnya kuat, laporan mengatakan perusahaan melakukan pekerjaan buruk untuk mengelola modal dan kehabisan uang. Sementara beberapa desas-desus mengatakan perusahaan mencoba untuk menjual Marcus untuk mengumpulkan uang lebih banyak.
Marcus Weller telah diganti dengan mantan Chief Operating Officer Martin Fitcher, yang berdiri sebagai CEO baru dan percaya untuk membawa perusahaan kembali dan memberikan Helm-helm yang dijanjikan.
"Tujuan saya untuk SKULLY sangat sederhana yakni memberikan unit terbaik. Saya percaya karena saya memiliki sejarah bekerja secara internal dengan Flextronics yang memaksimalkan integrasi dan efisiensi untuk SKULLY, untuk memastikan output tercepat unit,"kata Fitcher.
"Saat ini kami berfokus pada membangun rantai pasokan yang kuat dan rencana produksi, dan penyesuaian ini merupakan bagian dari strategi kami untuk skala produksi dan pengiriman global. Prioritas kami satu-satunya dari luar sini difokuskan pada mengurus pelanggan setia kami yang telah mendukung visi SKULLY," tambahnya.
Helm Skully pertama kali diperkenalkan sekitar dua tahun lalu. Skully AR-1 merupakan helm paling canggih untuk pengendara sepeda motor pada saat ini. Skully AR-1 memiliki battery life hingga 9 jam dan bisa dipasangkan dengan smartphone melalui Bluetooth.
Skully AR-1 didukung sensor, microphone dan sebuah kamera untuk menghadirkan Heads Up Display yang dapat menghadirkan navigasi GPS dengan berbagai informasi penting dalam jarak hingga 3 m di depan.