motorinanews - Setelah berjuang keras di awal balap 2016, para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) akan tampil lebih optimis saat memsuki paruh kedua musim ini. Hingga akhir tahun ini para pebalap muda AHRT akan melanjutkan perjuangan mereka untuk menggapai prestasi yang lebih membanggakan (24/6).
Hal ini diungkapkan oleh GM Marketing Planning & Analysis PT. Astra Honda Motor (AHM) Agustinus Indraputra, disela buka puasa bersama dengan rekan-rekan media, Jakarta (23/6). "Semua pebalap AHRT telah memiliki segudang prestasi. Ditahun-tahun sebelumnya kitan juga terus berupaya untuk menigkatkan potensi dan prestasi mereka. Dan setiap ajang balap yang mereka ikuti adalah bagian dari pembinaan balap terstruktur dan berjenjang yang disiapkan AHM untuk menuju tujuan akhir yaitu arena balap MotoGP," ujarnya.
"Pencapaian yang sudah dijalankan para pebalap AHRT itu tidaklah mudah. Mereka memulai balap juga tidak serta-merta langsung mendapatkan kemenangan, mereka juga mengalami hal pahit belum mencapai di titik sekarang ini. Namun dengan bekal itulah mereka dapat mengasah kemampuan dan mental mereka agar dapat melaju ke jenjang balap yang lebin tinggi," tambahnya.
Seperti yang ketahui, pada awal semester pertama pebalap AHRT yang berlomba di Asia Talent Cup (ATC) Andi Farid Izdihar atau Andi Gilang, Gerry Salim, Irfan Ardiansyah, Alif Akbar Utama, Dwiki Hardhiana Suparta berhasil menyumbangkan prestasi luar biasa.
Sebanyak tiga kali Indonesia Raya berkumandang di gelaran ATC (Sepang dan Losail). Selain itu, merah putih juga berhasil berkibar 5 kali dengan raihan satu podium kedua (Buriram) dan empat podium ketiga selama ATC.
"Ini adalah pengalaman yang sangat berharga dan mengesankan di tengah musim ini bersama AHRT. Saya dan Gilang mampu mengusai podium ATC. Ini menjadi sejarah besar untuk diri saya dan Indonesia," kata Gerry Salim saat diwawancarai usai buka puasa bersama.
Hal senada juga diungkapkan oleh Andi Gilang yang saat ini juga turun di kelas CEv Moto3. "Belajar dari pengalaman hingga saya bisa seperti sekarang. Saya dan Gerry sama-sama bekerja keras dan apa yang saya dapat sekarang itu adalah hal yang luar biasa. Terima kasih Honda," terang Gilang.
Sementara pebalap unggulan AHRT lainnya ada Dimas Ekky yang saat ini berlaga di CEV Moto2 International Championship mengatakan betapa sulitnya berjuang di balap Internsional. "Jujur di awal seri saya merasakan tantangan ini berat. Saya terus berjuang demi Indonesia dan Honda namun di race 1 Valencia kemarin saya kurang beruntung karena terjatuh. Saya memaksakan di race 2 harus ikut namun tidak maksimal. Sejauh yang saya alami ini adalah pembelajaran agar saya bisa lebih baik lagi nantinya dan bisa membanggakan Indonesia dan AHM, kata Dimas Ekky.