motorinanews - Walau sempat mengalami kendala motor pada leg 1 dan leg 2, Kadek Ramayadi dari tim Furukawa Battery Indonesia akhirnya berhasil masuk 10 besar pada leg 3 dalam ajang Asia Cross Country Rally 2016.
Di hari ketiga, Kadek Ramayadi berhasil menebus kegagalan di dua leg sebelumnya dengan mencapai urutan ke-10 dari hasil akumulasi dua Special Stage (SS) yang harus dijalani oleh peserta yakni dari Poum Thmei ke Thmor Da (SS3) dan Thmor Da ke Poum Thmei Market (SS4) sepanjang total 150 km.
Kadek mencetak total waktu 1 jam 52 menit 58 detik berselisih empat menit dari sang pemenang dari Jepang. Sebelumnya Kadek pada awal start dari urutan paling belakang dan mengalami masalah ban belakang kempes selama SS berlangsung. Ditambah dengan belum sepenuhnya motor dalam kondisi prima usai mengalami masalah teknis sebelumnya.
Usai finish SS, peserta harus menempuh jarak 250 km country road, dan lagi-lagi Kadek mengalami pecah ban keduanya, hingga sampai diisi rumput sebelum akhirnya mendapatkan ban cadangan dari tim Thailand. Bertarung di jalur lebar gravel bercampur batu dan berkarakter high speed, Kadek menunjukan spiritnya mengejar ketertinggalan dari dua leg sebelumnya dengan tampil percaya diri memaksimalkan kondisi motor yang ada.
"Alhamdulillah setelah dua hari mengalami teknikal problem, akhirnya bisa start di leg ketiga meski dari urutan paling belakang dan mampu mencapai posisi 10 besar. Ini di luar dugaan saya mengingat motor baru saja dibongkar sore sebelumnya jadi belum sepenuhnya prima," ujar Kadek.
Sementara Rudy Poa yang finish di urutan ke-22 mengaku di leg ini tidak terllau banyak memforsir motor karena selain suspensi bocor dan jok kerap kali lepas sehingga mengganggu kenyamanan selama memacu motornya. Dengan kapasitas mesin terbatas, Rudy bermain aman menjaga motor tetap aman namun mendongkrak posisi dari leg kedua sebelumnya.
"Hari ini jalurnya benar-benar menguras kemampuan mesin motor dan sedikit soal navigasi dan kita harus menyelesaikan dua SS di jalur full speed 150 km bolak-balik di jalur sama. Kita sampai harus menundukan kepala seperti balapan road race untuk bisa mendapatkan kecepatan lebih.
Hari ini harinya Kadek setelah dua hari tanpa finish, dirinya bisa unjuk gigi dan menunjukan kepada peserta lain bahwa Indonesia sanggup melakukannya meski dengan keterbatasan motor yang ada.
"Hari ini, kita akan bertarung lagi sepanjang 125 km lebih di dua SS dengan country road sekitar 200 km. Semoga dengan semangat Hari Kemerdekaan RI ke-71 pada hari ini, kita bisa mencapai prestasi memuaskan," jelas Kadek.