Tim Furukawa Battery Indonesia Kurang Beruntung di Leg 1 Asia Cross Country Rally 2016

Senin, 15/08/2016 18:46 WIB |

motorinanews - Dua rider yang memperkuat Tim Furukawa Battery Indonesia di ajang Asia Cross Country Rally 2016 pada leg pertama kurang beruntung pada Minggu (14/8). Adalah Rudy Poa dan Kadek Ramayadi yang masih beradaptasi dengan set-up motor dan juga sistem navigasi.

Pada leg pertama, sebanyak 46 pereli motor harus menempuh jarak 463km dari Pattaya menuju Chanthaburi dengan diharuskan melahap tahapan Special Stage (SS) sepanjang 216,29 Km.

Trek tanah di areal perkebunan sawit mendominasi tantangan SS1 membuat para peserta ikut memacu motornya lebih kencang untuk mencetak waktu tercepat. Namun, bukan hanya cepat, tapi dituntut akurat mengikuti arah navigasi berupa tulip yang berupa petunjuk secara manual.

Hal ini yang menjadi tantangan tim Furukawa Battery Indonesia yang menempatkan Rudy Poa di urutan ke-34, sementara Kadek Ramayadi mengalami masalah teknis di saat SS1 berlangsung. Akibatnya, Kadek tidak bisa melanjutkan SS dan harus dibawa ke tempat finish untuk perbakan.

“Saya tidak terlalu memacu motor secara maksimal karena digunakan untuk beradaptasi sekaligus mempelajarai karakter medan. Kita juga ingin motor tidak ada masalah dan belajar membaca navigasi secara cermat. Secara trek kami pikir tidak terlalu sulit, karena tanahnya flat bisa memaksimalkan tenaga motor. Saya tadi sempat ikut membantu Kadek yang bermasalah , karenanya sempat kehilangan waktu dan kembali mengulang navigasi. Tapi ini bentuk kesatuan tim untuk saling membantu. Di SS2 hari ini, kami akan mencoba tampil lebih baik lagi karena telah melakukan evaluasi dari pengalaman di SS1, terang Rudy Poa.

Sementara Kadek harus bersabar akbiat motor yang ia gunakan bermasalah. "Motor saya mengalami hilang kompresi di km ke 185 dari 463km yang harus di tempuh, padahal tadi saya sudah sempat melewati empat rider di depan dan sudah mulai menemukan ritmenya. Memang tidak mudah membaca peta manual sambil memacu motor, butuh adaptasi dulu hingga kita bisa membiasakan diri. Saya juga tidak segan banyak bertanya kepada para pereli yang sudah berpengalaman. Terima kasih kepada mekanik Furukawa Battery Jepang yang telah membantu perbaikan motor sehingga saya kini siap melanjutkan leg kedua," ujarnya.