motorinanews - Kejuaraan MotoGP musim depan membuat ajang balap tersebut sangat di nanti-nanti. Pasalnya beberapa tim sudah memberikan konfirmasi jajaran pebalap terbaru mereka.
Salah satunya adalah Tim Suzuki yang akan mempunyai line-up rider serperti Andrea Iannone sebagai pengganti Maverick Vinales. Dan merekrut Alex Rins untuk mengantikan posisi Aleix Espargaro.
Namun dibalik semua itu, tim Suzuki sebenarnya enggan melepas kedua pebalap bertalenta itu. "Kami memulai proyek ini dengan Maverick dan Aleix, dan kami sudah berusaha mempertahankan Maverick. Kemudian saat Maverick memutuskan pergi, kami merasa itu waktunya untuk berpikir ke depan beberapa tahun. Kami merekrut Maverick dari Moto2 sebagai rookie. Itu sebuah tantangan, pertaruhan. Hasilnya amat bagus dan kami ingin membangun masa depan dengannya. Nyatanya tak memungkinkan, jadi kami harus membangun sebuah masa depan baru," ujar Manajer Tim Suzuki Davide Brivio dalam laman crash.net.
Brivio juga membeberkan hasil dari dua pebalapnya itu. "Performa mereka terus membaik. Bahkan saat Vinales naik podium ketiga di Le Mans itu sudah menunjukan hasil positif. Kini ia sudah mengoleksi 72 poin dari tujuh seri balapan, membuatnya ada di posisi lima klasemen sementara pebalap," imbuhnya.
"Sekali lagi itu keputusan sulit buat kami. Saya ke Jepang untuk berdiskusi dengan semua orang di manajemen. Pada akhirnya kami pikir Rins punya potensi untuk jadi rider yang amat bagus di masa depan. Jadi kami putuskan untuk membuat investasi pada dirinya dan berusaha membantunya tumbuh. Kami pikir ia seseorang yang bisa ada di posisi atas dalam 1-2 tahun. Satu hal lagi, kalau Maverick bertahan, nyaris pasti kami akan mempertahankan tim sama persis. Jadi jika Maverick bertahan, Aleix mungkin akan jadi rekan setim terbaik buat Maverick," bebernya.