motorinanews - Setelah mengatakan secara resmi mengenai keputusannya membela tim Yamaha untuk MotoGP musim depan, Maverick Vinales akan tetap memberikan penampilan terbaiknya bersama Suzuki Ecstar hingga musim berakhir (14/7).
Namun terkait kepindahannya ke Yamaha, bukan karena Valentino Rossi yang merupakan pebalap idolanya melainkan karena ia harus membuat karir yang bagus di dunia balap.
"Saya senang (bergabung dengan Yamaha) karena Valentino adalah idola saya di masa kecil. Namun bukan Valentino, Jorge atau orang lain, saya tetap akan membuat keputusan yang sama. Pada akhirnya, ketika Anda bergabung dengan sebuah tim, Anda akan memiliki kru sendiri, bekerja dan berusaha menang. Meskipun rekan setim Anda adalah seorang legenda, itu tak akan mengubah apapun," katanya dalam laman Motorsport.com.
Keberadaan Vinales dengan Rossi menurut Yamaha akan berdampak positif. "Hal ini merupakan terbaik untuk Yamaha dimusim depan. Rossi yang kini menginjak usia 37 tahun masih bisa menang dan Vinales bisa belajar sejalan dengan bersama kami," beber Lin Jarvis.
Meskipun harus hengkang, Vinales menyampaikan harapannya agar Suzuki tetap bisa menjadi ancaman di papan atas MotoGP.
“Dua tim ini (Yamaha dan Suzuki) berada di level sempurna. Saya tahu motor saya bisa menjadi motor pemenang tahun depan atau tahun berikutnya, karena saya tahu bagaimana tim saya bekerja dan mereka bisa mengembangkan motor dengan baik," terang pebalap asal Spanyol.
“Mereka sangat termotivasi untuk menghasilkan motor yang bagus dan mencapai puncak, namun saya mengambil keputusan karena ingin mendapat kans bertempur merebut titel sejak balapan pertama," tambahnya.