Tak Minta Maaf, Lorenzo Marah Dan Tuntut Iannone Dihukum Berat

Senin, 06/06/2016 16:38 WIB |

motorinanews - Rupanya insiden yang terjadi pada dirinya dan Andrea Iannone di Sirkuit Catalunya, Spanyol membuat Jorge Lorenzo murka dan sangat marah. Lorenzo merasa tidak terima dengan hukuman yang diberikan ke Iannone karena menurutnya itu terlalu ringan (6/6).

Pebalap tuan rumah tersebut secara terang-terangan menuntut Iannone. Karena setelah insiedn itu terjadi, Iannone tidak berkata maaf bahkan menanyakan hal yang menurut Lorenzo tidak penting.

"Pertama, seperti yang saya katakan kemarin, semuanya tidak penting setelah apa yang terjadi pada hari Jumat (meninggalnya Luis Salom di trek–red). Tentang balapan itu sendiri, tak bisa dipercaya bahwa Iannone membuat kesalahan seperti ini lagi. Dan ketika ini terjadi, ia bukannya meminta maaf, malah bertanya ada yang aneh pada mesin saya, ada yang rusak atau ada yang tidak wajar," katanya di lansir dari crash.net.

"Saya berpendapat ini adalah salahnya, namun reaksi dia seperti itu dan tidak mengatakan maaf. Selalu saja ada satu pebalap yang tidak paham risiko dan tindakan dia bisa secara serius mencederai para pebalap lain. Dan jika Race Direction tidak memberinya hukuman berat, seperti yang mereka lakukan pada saya tahun 2005, pebalap- pebalap seperti ini tidak akan paham bahwa mereka harus mengubah mentalitasnya," kesal Lorenzo.

"Itulah kenapa menurut saya hukuman start paling belakang tidak cukup, karena dalam lima sampai tujuh putaran dia akan berada di depan lagi karena akselerasi yang dimilikinya," tambahnya. (foto : crash)