Pengganti Lorenzo Di Yamaha, Vinales Atau Iannone

Kamis, 14/04/2016 14:21 WIB |

motorinanews - Kabar kepindahan Jorge Lorenzo dari tim pabrikan Yamaha ke tim Ducati tahun depan memang telah beredar luas. Hal tersebut membuat Direktur Pelaksana Movistar Yamaha, Lin Jarvis, tengah merencanakan untuk mencari pengganti yang cocok dengan karakter motor Yamaha di MotoGP (14/4).

Sempat ramai diberitakan Yamaha mengincar pembalap muda Suzuki, Maverick Vinales. Namun ada satu lagi nama yang dianggap layak menggantikan Lorenzo, yakni Andrea Iannone.

Jika kita berbicara Maverick Vinales, rider Suzuki ini memang dianggap banyak orang sebagai pebalap muda yang berpotensi menggantikan Lorenzo di Yamaha. Tapi, Jarvis merasa harus membuat perencanaan yang matang karena Yamaha sejauh ini masih terus memilih opsi terbaik.

Walau namanya telah beredar untuk menggantikan Lorenzo, Vinales masih fokus untuk bersaing di musim 2016 bersama Suzuki. Hingga MotoGP Amerika, pebalap asal Spanyol telah menujukkan kehebatannya di lintasan dengan bersaing di barisan terdepan bersama pebalap jawara lainnya.

Sedangkan Iannone adalah pebalap yang paling berpengaruh di tim Ducati saat ini, namun kontrak Iannone di Ducati akan berakhir setelah musim ini. Nah, jika Ducati akan merekrut Lorenzo maka tim asal italia tersebut harus merelakan kepergian Iannone. Terlepas dari hal tersebut, Ducati memiliki ambisi untuk mengembalikan kejayaannya setelah berhasil menjadi juara dunia pada tahun 2007.

Iannone memang menjadi perhitungan bagi Lin Jarvis, pasalnya pebalap 26 tahun itu menunjukkan penampilan paling impresif musim ini dan paling konsisten di MotoGP 2015.

Bersama Iannone, Yamaha pasti tidak pusing dengan rivalitas satu tim seperti yang terjadi dengan Rossi dan Lorenzo saat ini. Meski tampil kompetitif, Iannone dan Rossi memiliki hubungan yang lebih harmonis.

"Kita telah menyiapakan semua rencana. Opsi terbaik saat ini adalah menunggu. Kita tidak bisa berbicara banyak mengenai hal ini, idealnya baik Vale dan Jorge tetap melanjutkan bersama kami di musim ini," ujar Jarvis.