motorinanews - Setelah mengganti motor pada lap ke-10, Marq Marquez melenggang sendiri di barisan terdepan tanpa ada yang bisa menyusulnya hingga masuk garis finish. Namun keseruan tidak hanya dari `The Baby Alien` yang menjadi tercepat di seri MotoGP Argentina melainkan duo Ducati yang memberikan perlawanan di putaran terkahir menjelang garis finish (4/4).
Setelah melakukan pertarungan sengit di barisan terdepan dengan Mark Vinales dan Valentino Rossi, Duo Ducati ternyata mengalami nasib sial di sirkuit De Rio Hondo, Santiago del Estero pada Minggu (3/4) dini hari WIB.
Di awal balapan, jagoan Ducati Andrea Dovozioso sempat memimpin. Namun masuk lap ketiga, Marquez dan Valentino Rossi silih berganti memimpin.Persaingan alot terjadi antara dua rival tersebut hingga lap ke-10 sesaat sebelum para pebalap masuk paddock untuk mengganti motor.
Sejak saat itulah Marquez melaju sendirian di depan dan membuat gap dengan Valentino Rossi cukup jauh. Setelah itu `The Doctor` harus bersaing dengan Duo Ducati yaitu Andrea Iannone dan Dovizioso untuk berebut posisi kedua disusul oleh Mark Vinales dari Suzuki.
Keseruan mulai terjadi di putaran terkahir sebelum memasuki garis finish. Vinales berhasil menampilkan performa terbaik dengan menyalip duo Ducati dan memperpendek jarak dengan Rossi. Namun sayang, Maverick Vinales terjatuh di tiga lap tersisa dan menyisakan duo Ducati dengan Valentino Rossi.
Di lap ke-18 Iannone berhasil memanfaatkan kesempatan saat Rossi melebar di tikungan namun karena motor terlalu cepat, `The Maniac Joe` juga ikut melebar dan Dovizioso lah yang merangsek masuk di posisi kedua. Sudah yakin akan naik podium di tempat kedua dan ketiga, di lap terakhir Duo Ducati malah tertimpa sial.
Keduanya saling bersenggolan yang mengakibatkan terjatuh keluar lintasan. Kejadiannya, ketika memasuki tikungan terakhir, Iannone yang mencoba menyalip Dovizoso di urutan kedua, motornya terlalu cepat masuk tikungan dan mengakibatkan keduanya tersingkir dari lintasan.
Akibat dari duo Ducati tersebut, Valentino Rossi melaju sendirian untuk meraih posisi kedua. Sementara Dani Pedrosa juga mendapatkan untung dengan jatuhnya dua Ducati dan berhak atas posisi ketiga.