Royal Enfield Continental GT : Duo Kustom Beda Fungsi

Kamis, 23/06/2016 14:44 WIB |

motorinanews - Dalam even Wheels & Wave perhelatan otomotif terbesar di Biarritz, Perancis akhir pekan lalu. Royal Enfield menampilkan dua sepeda motor kustom pabrikan dengan mengusung konsep modifikasi scrambler dan chopper namun tetap dengan tampilan old school khas Enfield.

Kedua sepeda motor ini berbasis Royal Enfield Continental GT yang berbeda secara konsep modifikasinya. Motor pertama mengusung tema ‘Dirty Bike’ motor scrambler yang diharapkan mampu bertahan dalam segala medan. Motor kedua dinamai Mo’Powa’ berkonsep chopper menggunakan mesin klasik 500cc dengan turbocharged.

The Dirty Duck layaknya mobil off road yang mampu melewati genangan banjir. Makanya pada konsep ini disematkan sebuah snorkel yang diletakan di tempat filter udara dengan tujuan motor akan bertahan pada kondisi genangan banjir ekstrim sekalipun.

Pabrikan Royal Enfield mengatakan ‘Dirty Duck’ haruslah mengesankan motor yang benar-benar tangguh, multi fungsi dengan kaki-kaki kuat yang juga di desain untuk menerjang medan ekstrim. Dengan menggunakan ban ‘tahu’ TKC80 velg bawaan Continental medan batu cadas sekalipun bukan menjadi halangan.

Untuk melindungi mesin dari hempasan batu, motor buatan Haris Performance ini pada sisi bawah dibuatkan pelindung berbahan dasar alumunium yang juga berfungsi melindungi chasis. Frame belakang mengalami pemangkasan serta penambahan rak yang membuat motor ini terlihat lebih ringkas. Begitupun dengan tangki bawaan yang dikaratkan, ini untuk menggambarkan kisah petualangan si empunya dalam bertahan menembus batas.



Walau bertampang chopper drugster motor ini mengusung mesin 500cc turbocharged yang mengambil era kejayaan motor drag Royal Enfield jaman dulu. Mesin dan chasis juga dibawa kembali ke era klasik demi menopang konsep old school chopper. Makanya sitem injeksi pada motor ini digantikan dengan sistem karburator.

Kaki-kaki depan dipertahankan dengan garpu yang rada melar sekitar 30cm. Selain itu untuk menahan lonjakan tenaga kaki-kaki belakang dipasangi tapak lebar TKC70. Tidak sampai disitu, Haris Performance juga menambahkan knalpot kustom yang rada rumit, dengan banyaknya tekukan melilit mesin. Boleh nih buat refrensi. (text : Tgr)