Petualang Rider Mencapai Air Terjun 7 Bidadari di Aceh

Selasa, 31/05/2016 17:49 WIB |

motorinanews - Semua tentu telah tahu, wilayah Provinsi Aceh sangat luas dan masih banyak daerah terisolir. Sulitnya medan karena terdapat banyak bukit dan gunung, tak semua tempat bisa dilalui kendaraan biasa. Wajar bila ada objek wisata yang masih jarang terjamah pengunjung (31/5).

Salah satunya adalah Air terjun Tujuh Bidadari di Aceh Utara yang berada di kawasan hutan belantara di Kecamatan Geureudong Pasee, Aceh Utara. Air terjun Tujuh Bidadari kini menjadi primadona baru para petualang pecinta alam. Inilah perjalanan yang dilakukan Amrico, Agus TP, Alex`s, Qartubi, Jamil, Taufiq, Leo, Adi Fantasi, Sayed dan 35 rider lainnya yang tergabung dalam 3 klub trail yaitu Track on Lhoksukon, Lhantac Lhokseumawe, dan Biroad sepanjang Sabtu (21/5) lalu.

Perjalanan ekstrem penuh tantangan pun dilalui mereka karena kawasan ini memang belum bisa dicapai dengan kendaraan biasa. Pasalnya, 9 kilometer sebelum sampai di air terjun, harus melewati jalanan menanjak dengan kemiringan hingga 65 derajat. "Apalagi saat hujan, tantangan kian bertambah. Trek dipenuhi lumpur dan beresiko longsor," sebut Qartubi.

Untuk mencapainya, perjalanan dimulai dari Lhokseumawe. Lanjut ke Keudee Mbang, ibukota Geuredong Pasee. Untuk sampai di Mbang, bisa ditempuh lewat Punteut, atau lewat jalur line pipa yang dibangun Exxon Mobil. Rute ini memakan waktu tempuh sekitar satu jam.

Selanjutnya, disinilah petualang lintas alam yang sesungguhnya dimulai. Jarak tempuh memang tak jauh lagi, sekitar 15 kilometer. Namun, inilah trek yang menguras tenaga mesin motor dan pengendaranya. Butuh waktu hingga 5 jam untuk bisa sampai di air terjun.

Kerjasama rider jelas dibutuhkan. Tak ada individual yang bisa lolos sendirian. Kekompakan terjalin sepanjang perjalanan demi mencapai tujuan yang sama. Semua lelah terbayar ketika melihat pesona alam ibarat di surga. Apalagi belum banyak petualang yang sampai kesana. (Teks & Foto : BangVe)