Tidak Ada Alasan Ban, Start Dari Posisi 15 Bisa Finish Kedua, Ini kata Rossi

Minggu, 23/10/2016 17:21 WIB |
Valentino Rossi 2016
Valentino Rossi 2016

motorinanews (Australia) - Juara dunia MotoGP musim ini memang sudah milik Marc Marquez, namun pertarungan di seri Australia bisa menjadi kebanggaan tersendiri untuk Valentino Rossi.

Pebalap berusia 37 tahun itu tampak sudah mengenali setiap jengkal lintasan tersebut. Memulai balapan dari urutan 15, secara perlahan The Doctor melewati para pebalap yang ada di depannya satu per satu. Posisinya pun naik mulai dari ke-9, ke-7, ketiga hingga kedua saat lomba baru memasuki putaran sembilan.

“Saya menemukan konsistensi catatan waktu yang bagus. Pada beberapa putaran awal, saya menjalani balapan yang sangat menyenangkan (ketika melewati lawan satu per satu)," kata Rossi saat diwawancarai oleh reporter Fox sport usai balapan. 

Saat Marc Marquez terjatuh pada lap ke-9, Rossi sempat melihatnya dan mulai mengejar Cal Crutchlow di posisi terdepan. Akan tetapi, performa dari rider Inggris dan motor Honda RC213V di MotoGP Australia kali ini tak kuasa dibendung Yamaha YZR-M1 tunggangan The Doctor. Dan Rossi harus puas finis kedua sekitar 4,218 detik di belakang Crutchlow yang meraih poin penuh di MotoGP Australia.

"Saya melihat Marquez terjatuh dan demi target podium saya terus memacu motor. Saya melihat ada peluang menang dan coba mengejar Crutchlow. Tapi dia terlalu cepat dan terlalu kuat. Selamat untuk kemenangannya dan terima kasih buat tim saya,” beber Rossi.

Dan untuk balapan kali ini Rossi tidak mengeluhkan performa ban michelin. Padahal pebalap asal Italia itu memakai ban depan soft dan belakang medium berbeda dengan pebalap lainnya dengan ban depan jenis hard dan ban belakang medium (Marquez, Crutchlow, Aleix Espargaro, Jack Miller dan Vinales).

"Sejak awal saya merasa rileks dengan ban depan soft dan belakang medium, karena saya tahu kinerja ban telah membuat konsistensi catatan waktu. Saat itu saya tahu saya dapat berlomba dengan baik dan finis di podium sesuai target,” imbuhnya.

"Saya tahu lombanya berdurasi panjang. Crutchlow selalu bisa memaksimalkan lomba di Phillip Island.  Tapi setelah kesalahan di Motegi dan kemarin (kualifikasi Phillip Island) yang mana merupakan hari terburuk saya dimusim ini. Tentu hasil podium ini patut disyukuri,” tutup Rossi. (Zhein)