Yamaha Tricity Ada 30 Unit, Siapa Cepat Dia Dapat

Kamis, 03/11/2016 19:10 WIB |
Yamaha Tricity 155 tampil di IMOS 2016
Yamaha Tricity 155 tampil di IMOS 2016

motorinanews (Jakarta) - Tak tanggung-tanggung, Yamaha meluncurkan langsung lima skuter otomatis (skutik) sekaligus, yaitu New Mio M3 AKS SSS, New Soul GT AKS SSS, Aerox 155, XMax, serta skutik tiga roda Tricity 155.

Kesemua motor tersebut memang menjadi perhatian para pengunjung Indonesia Motor Show (IMOS) 2016, namun yang menjadi perhatian lebih adalah motor matik roda tiga Yamaha Tricity 155 yang baru dirilis perdana pada Mei 2016 lalu.

Tricity yang baru ini berbeda dengan model tahun 2014 yang masih menggunakan mesin 125cc. Dua tahun berselang tricity melakukan perubahan dengan menggendong mesin 155cc yang memiliki Hi-Performance dengan teknologi Blue Core dan Variable Valve Actuaction (VVA).

Kelebihan dari motor ini adalah teknologi Leaning Multi-Wheel (LMW) dengan roda depan kembar dan mampu mengurangi beban ban depan saat dipacu di atas jalanan, yang biasanya dialami oleh motor konvensional.

”Hadirnya Tricity di Indonesia memberikan warna baru bagi dunia otomotif di negeri ini. Di Eropa konsumen sudah terbiasa dengan motor roda tiga itu, dan pada akhirnya konsumen Indonesia akan merasakan sendiri sensasi mengendarai Tricity. Teknologi Leaning Multi-Wheel bakal membuat pemandangan beda dan menarik di jalanan Indonesia,” Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Untuk memenuhi konsumen yang penasaran dengan produk dari Yamaha ini, bisa langsung dipesan mulai hari ini juga di IMOS 2016. Kabarnya Yamaha Indonesia mendapatkan jatah 30 unit untuk memasarkan perdana di tanah air. Mengingat motor ini adalah produk dari Thailand yang dikirim secara CBU ke Indonesia berarti siapa cepat, dia dapat..

“Sementara Tricity yang adalah skutik roda tiga, pasarnya cukup kecil, jadi diimpor CBU dari Thailand sebanyak 30 unit sampai akhir tahun ini. Kalau animo besar, kami akan impor lagi. Namun harganya belum bisa kita pastikan tapi secepatnya kami adakan di bulan Desember atau awal tahun depan," jelas Mohammad Masykur. (Zhein)