mobilinanews (Jepang) - Bersama ahli robotik Hiroshi Ishiguro, Profesor Osaka University, Nissan mendiskusikan topik mengenai bagaimana kendaraan swakemudi akan mengubah hubungan antara manusia dan teknologi di masa depan.
Hiroshi Ishiguro dikenal sebagai seorang ahli robotika yang mengembangkan robot humanoid replika dirinya sendiri. Teknologi swakemudi dan robot humanoid sama-sama merupakan teknologi baru. Untuk itu dapatkan manusia menerima teknologi baru tanpa penolakan?
Berikut kutipan wawancara dengan Profesor Ishiguro soal hubungan manusias dengan kendaraan robot di masa depan.
Q: Anda meneliti mengenai hubungan antara manusia dan teknologi. Bagaimana pendapat Anda mengenai peran kendaraan swakemudi dalam mempererat hubungan ini?
A: "Tujuan dari penelitian saya adalah untuk memfasilitasi komunikasi antar sesama manusia, bagaimana menciptakan masyarakat ideal dengan ragam solusi komunikasi kepada orang yang berbeda-beda. Saya percaya bahwa tujuan swakemudi adalah bagaimana membuat pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan. Mobil akan menjadi lebih dari sekedar alat transportasi, melainkan menjadi mitra manusia. Mobil dioperasikan secara individual, dan nantinya tidak ada yang akan membeli sebuah mobil, jika itu hanya sebagai alat transportasi. Orang menginginkan sesuatu yang lebih, mobil yang memiliki kepribadian."
Q: Menurut Anda, bagaimana reaksi publik terhadap teknologi baru yang akan hadir, seperti robot humanoid yang Anda kembangkan ini?
A: "Meskipun awalnya enggan karena harus belajar bagaimana menggunakan alat atau mesin baru, pada akhirnya manusia akan dapat menerima teknologi baru. Hal ini telah terbukti berulang-ulang sepanjang sejarah. Manusia akan mengurangi resistensi terhadap teknologi baru, karena teknologi baru ini akan semakin mirip dengan manusia. Bandingkan, pengalaman Anda ketika dahulu baru belajar menggunakan komputer, dengan belajar menggunakan telepon pintar. Interaksi antarmuka pada telepon pintar lebih kreatif dan memudahkan Anda. Teknologi akan menjadi lebih mirip manusia, dengan tujuan mempermudah penggunaannya. Oleh karena itu, manusia akan segera menerimanya dengan baik."
Q: Dengan kendaraan swakemudi, dibutuhkan keberanian untuk menyerahkan proses mengemudi pada teknologi. Pasti akan ada banyak orang yang ragu-ragu untuk menggunakannya?
A: "Saya rasa tidak. Coba pikirkan kembali, popularitas transmisi manual dan otomatis. Saat ini, banyak orang suka mengemudi mobil dengan transmisi otomatis, padahal beberapa waktu yang lalu, transmisi manual yang populer. Nantinya pun demikian, jika Anda meminta orang untuk memilih antara mobil swakemudi atau tidak, kemungkinan besar, pilihannya akan jatuh di mobil dengan teknologi swakemudi."
Q: Bagaimana rencana Anda untuk mendapatkan pengakuan nilai sosial dari robot yang Anda ciptakan?
A: "Yang penting adalah membuat kehadiran robot humanoid ini semakin luas. Mereka harus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara berbeda melalui perangkat lunak. Kemampuan ini sudah ada pada komputer dan telepon pintar, namun belum terealisasi pada robot. Kami harus bisa mendesain sebuah aplikasi yang hebat yang hanya bisa digunakan untuk robot, maka dengan ini, eksistensi robot bisa tersebar di seluruh dunia. Saya pikir, kehadiran konten ini hanyalah masalah waktu."
Q: Bagaimana Anda membayangkan masa depan manusia dan teknologi dalam 10 atau 20 tahun dari sekarang?
A: "Tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi secara pasti. Dahulu, ada kebutuhan yang kuat untuk mobil dan kulkas, sehingga mereka diciptakan sebagai produk. Namun, saat ini belum ada kebutuhan akan robot. Masyarakat perlu beradaptasi dengan teknologi baru, oleh karena itu memperkenalkan sesuatu yang bisa dengan mudah diadaptasi itu perlu. Sama halnya pada mobil. Jika mobil swakemudi hanya memiliki kemampuan untuk mentransportasi seseorang dari satu tempat ke tempat lainnya, saya rasa mobil swakemudi tidak akan mengubah dunia. Swateknologi haruslah dapat menciptakan sebuah kemitraan dan membuat hidup lebih menyenangkan, sehingga pengalaman manusia saat berpindah ke teknologi baru ini (swakemudi), akan sama saat orang-orang pindah dari telepon genggam biasa ke telepon pintar. Manusia akan menerimanya dengan terbuka. Otak manusia terlatih untuk menerima sesuatu yang tampak manusiawi. Kemampuan pendengaran kita dengan tajam menerima suara manusia. Penglihatan kita memiliki banyak sel-sel yang merespon lebih cepat wajah-wajah yang seperti manusia. Artinya, teknologi yang semakin lebih mirip manusia akan lebih cepat diadaptasi." (adri)
Profesor Hirsohi Ishiguro bersama robot Humanoid replika dirinya
