mobilinanews (Belanda) – Untuk kali kedua musim ini Maverick Vinales terkapar di tengah lintasan dan harus pulang tanpa poin.Setelah di Austin, ia juga kecelakaan di GP Belanda (Minggu, 24/6). Kok bisa, bro?
Ia sendiri bingung soal sebab kecelakaan itu karena merasa tengah nyaman dengan motornya dan terjadi begitu saja. Ia juga punya speed seiring dengan menyatunya grip ban, bahkan sudah atur strategi menyerang pada 10 lap terakhir agar bisa naik podium.
“Sudah 2000 kali saya lewati area itu dengan cara yang sama. Saya sama sekali tak tahu mengapa bisa terjadi. Jika tak celaka saya yakin bisa kejar pembalap di depan,” tegas pembalap anyar Yamaha yang digadang-gadang favorit juara dunia 2017 itu.
Sebabnya bisa saja tak diketahui, tapi akibatnya sangat jelas. Takhta sebagai pemimpin klasemen sementara beralih ke tangan Andrea Dovizioso, sementara Valentino Rossi dan Marc Marquez pun kian memepetnya dalam koleksi poin.
Dalam kebingungan itu tak ada yang bisa dilakukan MV selain pasrah dan berhara pada perbedaan dalam beberapa balapan ke depan.
Tim Movistar Yamaha sendiri tak mengulas soal kecelakaan pembalap mudanya itu. Penampilan Vinales dianggap bagus karena start dari posisi 11 bisa diperbaiki sampai posisi ke-5 saat terjadi kecelakaan di T17.
”Ia memulai balapan dari posisi sulit dan mampu beranjak ke urutan 5. Sangat disayangkan berakhir dengan cara seperti itu,” komentar direktur tim, Massimo Meregalli. (andro)