Satu Lagi Pentolan F1 Mendarat di MotoGP, Perkuat Pramac Racing

Rabu, 27/05/2026 21:45 WIB
Rulin purba


Ross Brawn (kiri) dan Paolo Campinoti. (Foto: pramacracing-motorsport)
Ross Brawn (kiri) dan Paolo Campinoti. (Foto: pramacracing-motorsport)

mobilinanews (Italia) - Para penggemar tulen Michael Schumacher pasti paham siapa Ross Brawn. Ia adalah salah satu figur kunci Shumi meraih dua gelar F1 di Benetton Ford (1994 dan 1995) dan 5 gelar beruntun di Ferrari musim 2020-2024.

Insinyur kawakan asal Inggris kelahiran 1954 itu pernah jadi Direktur Teknik Benettton dan Ferrari. Pada 2009 bersama Nick Fry, mereka membeli tim Honda dan menjadikannya tim BrawnGP. Tahun itu juga tim ini sukses meraih gelar konstruktor dan menjadikan Jenson Butron menjadi juara dunia F1.

Tak lama, tim ini berpindah tangan ke tim pabrikan Mercedes pada 2011 dan Brawn menjadi prinsipil tim.  Tahun 2013 terjadi perubahan, kepemimpinan Mercedes jatuh kepada Toto Wolff yang menjabat sampai sekarang.

Istirahat beberapa tahun, Brawn kembali ke kancah F1 tapi kali ini sebagai eksekutif di Manajemen F1 sebagai penyelenggara balapan pada 2017 sampai 2022.

Sekarang ia muncul kembali dalam usia ke-72 tahun. Tidak di F1, tapi di kancah balap motor paling prestisius: MotoGP.

Baru saja tersiar berita Brawn sudah resmi gabung dengan Pramac Racing yang saat ini berkompetisi dengan label Pramac Yamaha dengan duet pembalap Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu. 

Ia masuk dewan direktur dengan peran khusus sebagai penasehat strategis buat Paolo Campinoti selaku team owner dan team director Pramac Racing. Memanfaatkan pengalaman panjangnya di F1 ke MotoGP, dua ajang balap besar yang sudah satu induk usaha di bawah Liberty Media.

"Saya sudah lama bersahabat dengan Ross. Saya yakin visi, pengetahuan dan mental pemenangnya akan sangat berguna dalam keberlanjutan pengembangan Pramac Racing," ucap Campinoti yang dipetik dari media motorsport.

Brawn juga menyatakan senang bergabung dengan Pramac Racing Ltd yang ia sebut sudah terbangun kokoh sebagai organisasi yang impresif, penuh semangat dan ambisi.

"Motorsport selalu bicara soal manusia, kerjasama tim dan pengembangan berkelanjutan. Saya akan membantu Paolo dengan mengerahkan seluruh pengalaman saya di bagian apa pun yang memberi manfaat," katanya.

Dengan hadirnya Brawn kini tercatat 3 mantan pentolan F1 yang aktif di MotoGP. Dua lainnya adalah Masaimo Rivola, mantan Direktur Sport Ferrari yang kini jadi CEO Aprilia Racing dan Guenther Steiner yang mantan prinsipilbtim Haas F1.

Sebenarnya ada 4 orang jika Davide Brivio dihitung. Ia ini mantan Team Principal Suzuki di MotoGP dan sempat dua tahun ke tim Alpine F1 sebagai direktur sport sebekum balik lagi ke MotoGP sebagai Team Principal Trackhouse Aprilia. (r)

Tag

Terpopuler

Terkini