motorinanews (Brno) – Libur sebulan tak dipakai leyeh-leyeh saja oleh Maverick Vinales. Ia persiapkan diri maksimal untuk tarung pol-polan di GP Rep.Ceko pekan ini dengan target ambisius kembali ke puncak klasemen.
Selain olah fisik, serdadu muda Yamaha itu juga mengolah data dan mengevaluasi seluruh penampilannya dalam 9 race awal 2017. Semata untuk cari sebab mengapa ia kuat di awal tapi kemudian loyo di beberapa balapan terakhir.
“Sekarang batere sudah diisi ulang. Saatnya meraih kemenangan lagi. Dalam sejarahnya, sirkuit Brno sangat cocok buat Yamaha. Semoga begitu juga yang saya akan alami,” kata Vinales yang baru kali ini menggeber Yamaha YZR-M1 di Brno.
Menurut Vinales, setelan pada perangkat ECU (Electronic Control Unit) jadi sebab utama kegagalannya dalam beberapa balapan terakhir.
Yamaha sudah terlampau jauh membuat perubahan untuk mensinerjikannya dengan karakter ban Michelin, dan ternyata tak cocok dengannya meski di sisi lain cocok dengan rekan setimnya, Valentino Rossi.
Ia merasa lebih mantap dengan setelan lama yang membuatnya tak terkalahkan sepanjang tes pra musim dan menang dua race awal di GP Qatar dan Argentina.
“Area ini yang harus kami bedah ulang. Saya masih lapar kemenangan dan akan diperjuangkan di Brno,” tegasnya sekaligus sinyalemen ancaman buat pemimpin klasemen sementara Marc Marquez.
Jika menang di Brno,Vinales akan kembali ke puncak klasemen dengan total poin 149. Kalau saat sama Marquez finish runner-up maka total poin keduanya sama-sama149 tapi Vinales lebih berhak di puncak karena punya jumlah kemenangan lebih banyak, 4 versus 2.
So, ia memang harus menang di Brno untuk lengserkan Marquez dari posisi teratas. Kalau tak sanggup menang, setidaknya finish di depan Marquez sebagai target minimal. (Andro)