motorinanews (OKU) - Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 tahun ditunjukkan panitia dan peserta event Kejuaraan Grasstrack Grand Semendawai Championship pada Kamis (17/8). Sesaat sebelum balapan digelar di Sirkuit Desa Cahya Negri, Kec. SS III Bk.16, OKU Timur diadakan upacara bendera.
"Kejuaraan ini memang diadakan dalam rangka HUT RI. Jadi wajib mengikuti upacara bendera sebelum dimulai balapan babak final di hari kedua, persis tanggal 17 Agustus," beber Epoy selaku Panitia Penyelenggara.
Event garapan Ogan Ilir Motor Club (OIMC) dan Blue Army ini tak hanya diikuti tracker seputar OKU (Ogan Komering Ulu) saja, namun juga diminati pebalap di luar Bumi Sriwijaya, seperti Lampung, Bengkulu dan Jambi.
Sebut saja nama Diki Karapan, Toying Sana Sini, Wicak Sambera dan Rinto Leupet. Peserta tamu ditantang pebalap lokal dari Sumsel yakni War Wer dan AA Topan.
Ada 12 kelas lomba dimainkan yang dibagi 3 kategori, mulai senior, junior dan pemula. Tiga kelas open senior bakal menjadi tantangan dan kompetisi seru. Tracker di pulau Sumatera bisa turun di kelas Bebek modifikasi 4-tak 110cc open dan 130cc open, serta FFA open.
Bagi junior bisa bertarung di 3 kelas lainnya, yaitu Bebek campuran standar 2-tak/4-tak open, Bebek campuran modifikasi 2-tak 116cc atau 4-tak 130cc, serta free for all (FFA) open junior. Sementara kategori pemula tersedia 6 kelas. Mulai dari Bebek campuran standar 2-tak/4-tak open, Bebek campuran standar 2-tak/4-tak pemula lokal Sumsel, sampai FFA pemula lokal Sumsel.
Menariknya, pemakai motor Yamaha L2 Super masih banyak di daerah Bumi Sriwijaya. Hanya Sumsel yang terdengar masih banyak populasinya. Tak salah disiapkan dua kelas L2 Super lokal Sumsel dan L2 Super senior open. Terakhir kelas Eksebisi anak-anak usia 15 tahun khusus buat OKU Timur. Ini menjadi wacana pembibitan crosser sejak dini.
Merdeka! (BangVe)