Palembang Hampir Pasti Tolak MXGP, Promotor Lokal Harus Segera Siapkan Pengganti.

Jum'at, 01/09/2017 23:15 WIB
redaksi


MXGP Indonesia 2018 di persimpangan jalan
MXGP Indonesia 2018 di persimpangan jalan

motorinanews (Palembang) - Dari dinamisasi yang terjadi dalam beberapa hari ini, hampir bisa dipastikan kejuaraan dunia motocross 2018 batal digelar di Palembang, Sumsel.

Alasan paling utama dari pembatalan ini, karena pihak JSC (Jakabaring Sport City) selaku BUMD yang mengelola kawasan olahraga Jakabaring tidak memberikan rekomendasi untuk menggelar event dunia itu pada 2018.

"Alasan persisnya pembatalan itu, nanti akan tertuang dalam surat yang dibuat Pemprov Sumatera Selatan kepada promotor lokal, yang ditanda tangani Pak Gubernur Alex Noerdin," ujar sebuah sumber di lingkungan Pemprov Sumsel.

Alasan lainnya, lanjutnya, PT JSC tidak memiliki cukup dana untuk mendatangkan seri MXGP di Palembang yang waktunya berdekatan dengan penyelenggaraan Asian Games.

Ada satu alasan lagi sebenarnya, tapi tidak tepat kalau disampaikan sekarang. Biar saja waktu nanti yang akan menjawab.

Nah, dengan kenyataan pembatalan kesediaan Palembang ini, PT Lightning Production dan PT Arena Sirkuit International (ASI) selaku pemegang penyelenggaraan MXGP di Indonesia, harus realistis dan segera siapkan kota pengganti agar MXGP tetap bisa digelar di Indonesia.

Alangkah baiknya, kalau event ini bisa kembali dibawa ke Bangka Belitung (Pangkalpinang). Apalagi Gubernur Erzaldi sudah menyatakan dan menerima permintaan PT ASI untuk menjadi tuan rumah MXGP 2018.

Bahwa ada beberapa kekurangan saat penyelenggaraan pada Maret lalu, tentu bisa diantisipasi dengan pengalaman kemarin. Apalagi jadwal dimundurkan pada Juli di mana sudah memasuki bulan kemarau.

Dengan men-swicth rencana penyelenggaraan dari Palembang ke Pangkalpinang ini sekaligus membuktikan apa yang disampaikan pihak promotor lokal benar. Bahwa Babel memang antusias ingin kembali menggelar seri kejuaraan dunia motocross itu.

Sekaligus pembuktian bahwa Lightning Production dan PT ASI memang pemegang hak penyelenggaraan MXGP di Indonesia, yang bisa mengatur di mana seri MXGP itu bisa diselenggarakan.

Kalau langkah ini dilakukan, justru promotor lokal lebih dihormati ketimbang dengan merajuk tetap minta Palembang sebagai tuan rumah MXGP 2018.

"Bisa menggelar event kejuaraan dunia di Indonesia bisa mengangkat harkat dan martabat negara, seperti yang disampaikan Menpora. Terkait MXGP ini, saya juga akan melapor beliau, bagaimana sebaiknya," ujar Judiarto, bos Lightning Production.

Kita tunggu saja deh. (budi santen)

Tag

Terpopuler

Terkini