motorinanews (Jakarta) - Yamaha Indonesia menegaskan untuk tidak akan pernah menyerah dalam mendukung dan memfasilitasi para rider lokal untuk berkompetisi di kejuaraan balap dunia. Hal tersebut Dyonisius Beti, Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Menurut Dyon, sudah sejak lama Yamaha selalu melakukan regenerasi pebalap muda dan terus mencoba mewadahi para pebalap untuk berkompetisi di kancah balapan berkualitas baik level nasional, asia, yang tujuannya adalah kejuaraan level dunia seperti Moto2 bahkan MotoGP.
Namun kesulitan yang ada tetaplah masalah klasik yakni persoalan dana. "Kami sudah pernah melakukannya dan kami tidak pernah give up. Memang biaya sangat besar dan kesulitan kita sejauh ini belum adanya prestasi maksimal. Karena itu kita nggak bisa sendiri dan butuh kerjasama dengan perusahaan nasional ataupun perusahaan internasional lainnya karena biaya untuk ikut satu musim full di kompetisi internasional sangat mahal," jelas Dyon saat konferensi pers Galang Hendra yang jadi peserta wild card di ajang World Supersports 300, Kamis (31/8) kemarin.
Lebih lanjut Dyon menambahkan dirinya tetap optimis dengan populasi balap di Indonesia ditunjang dengan industri otomotif nasional yang begitu potensial, cepat atau lambat akan muncul pebalap terbaik yang bisa menembus level tertinggi.
"Industri roda dua Indonesia sebenarnya punya potensi yang luar biasa. Pertama ada ribuan balapan, jadi penggemar balap sangat banyak. Lalu kita tidak kekurangan orang (pebalap) tapi kita kekurangan prestasi. Saya berharap dengan dukungan kepada Galang kedepannya juga akan tumbuh pebalap nasional lain yang bisa go internasional," bebernya. (adri)