motorinanews (Sampit) - Kejuaraan Daerah Balap Motor terus bergulir di Kalimantan Tengah. Kali ini masuk putaran keempat yang berlokasi di kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Berkat dukungan penuh Bupati Kotim, H Supian Hadi, jadilah iven bertitel Sumpah Pemuda Bupati Kotim Championship 2017. Melihat judulnya, ajang ini tentu saja dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Maka Taman Kota Sampit dipilih sebagai lokasi sirkuit dadakan yang diikuti 155 pebalap menjadi 312 starter.
"Jumlah segitu adalah rekor peserta terbanyak MotorPrix di Kalimantan Tengah. Biasanya susah bisa tembus angka 300. Ini menunjukkan bahwa kejuaraan balap motor semakin diminati pebalap di Kalteng," senang M Hasbi Ashiddiqi, Kabid Organisasi di Pengprov IMI Kalteng.
Peserta pun dilepas langsung Bupati Kotim, Ketua Pengprov IMI Kalteng Andrey Leonardo Narang dan Ketua KONI Kotim HM Halikinor dengan melakukan flag off tanda start. "Terima kasih atas support Bupati Kotim sehingga terselenggara kejurda ini," puas Andrey L Narang yang segera mengakhiri masa jabatan di IMI Kalteng.
Seperti biasa, kejurda melombakan 6 kelas, mulai MP1 sampai MP6. Hasilnya, pebalap terbaik kategori Seeded mengantongi Rp.5 juta yang diperoleh Reynaldy Rere dari RFRT Sampit. Sedangkan pebalap terbaik kategori Pemula A diraih Rizky Abdi Nugroho, juga dari RFRT Sampit yang memboyong satu unit motor dari Bupati Kotim.
Sementara untuk pebalap kategori Pemula B disabet Abdul Hamid dari AJM Sampit. Ketua KONI Kotim menyerahkan satu unit motor anyar. Satu unit motor lagi dari H Rahadian Fani diberikan kepada Dony Deprian asal Sampit yang keluar sebagai pebalap terbaik kategori Pemula Kotim.
"Iven ini terselenggara berkat kerja bareng CMP dan RFRT," sebut Abi, sapaan M Hasbi Ashiddiqi, Ketua Klub Cipta Mentaya Production (CMP) sekaligus Pimpinan Perlombaan. Sedangkan Rahadian adalah Ketua Klub Rahadian Fani Racing Team (RFRT) yang juga Ketua Korwil IMI Kotim.
Kegiatan ini tambah meriah karena juga diadakan Ciptamentaya Modifikasi R2 pada Sabtu. Diikuti 56 motor modifikasi yang terbagi dalam 6 kategori kelas perlombaan.
"Apapun kegiatan otomotif yang akan diadakan di wilayah Kotawaringin Timur, kita tetap dukung demi kemajuan olahraga bermotor di Kalimantan Tengah," semangat Bupati Kotim. Bahkan Bupati Kotim janji memasukkan dalam Anggaran Pemerintah 2018 sebesar Rp.30 Milyar untuk pembangunan sirkuit permanen.
"Melihat besarnya animo peserta dan penonton yang diluar dugaan. Tahun depan silahkan pakai Taman Kota Sampit sebagai sirkuit. Sebab sirkuit permanen baru akan jadi sekitar tahun 2019 nanti," ujar Bupati yang menjadi penyemangat.
Setuju pak! (BangVe)