Mobilinanews (Assen) - Gemuruh mesin di Sirkuit TT Assen, Belanda akhir pekan ini akan dibarengi dengan debut teknologi terbaru dari Pirelli sebagai penyuplai tunggal di ajang FIM Superbike World Championship (WorldSBK) 2026.
Pabrikan ban asal Italia tersebut resmi meluncurkan ban belakang spesifikasi pengembangan terbaru dengan kode F0298. Langkah ini menjadi bukti ambisi Pirelli untuk terus mendobrak batas performa di lintasan balap paling bersejarah di Belanda tersebut.
Sirkuit Assen, yang sering dijuluki sebagai The Cathedral of Speed, dikenal memiliki karakter teknis yang sangat menantang, menggabungkan tikungan tajam berkecepatan rendah dengan sapuan tikungan cepat yang membutuhkan presisi tinggi.
Kehadiran ban belakang soft F0298 dirancang khusus untuk menjembatani kebutuhan antara kecepatan dan ketahanan sekaligus sebagai jawaban atas permintaan tim yang menginginkan opsi lebih tangguh dibandingkan kompon standar SC0 yang sudah mapan.

Fokus utama dari inovasi ini adalah stabilitas, sebuah aspek krusial yang memungkinkan para pembalap menjaga ritme tetap konsisten tanpa harus khawatir kehilangan daya cengkram (grip) saat mendekati putaran-putaran akhir balapan.
"Untuk putaran ketiga ini, Pirelli menyediakan solusi ban belakang soft pengembangan baru, F0298,” ungkap Giorgio Barbier, Motorcycle Racing Director Pirelli mengutip keterangan resminya, Kamis (16/4/2026).
“Ban ini diharapkan menjadi alternatif valid bagi seri SC0, dengan target meningkatkan stabilitas sekaligus menjamin tingkat konsistensi yang tinggi dalam kondisi balapan nyata,” sambung Barbier.
Meski F0298 menjadi bintang utama, Pirelli tetap memboyong jajaran lengkap lini Diablo Superbike untuk mengantisipasi segala skenario suhu. Untuk strategi ban belakang, para pembalap masih memiliki opsi supersoft SCX.
Sementara itu, opsi SC1 medium disiapkan sebagai cadangan jika suhu lintasan turun secara drastis. Pada sisi depan, kendali motor tetap dipercayakan pada pilihan teruji SC1 soft dan SC2 medium.

Komitmen Pirelli tidak hanya terbatas pada kelas utama. Di kelas WorldSSP, persaingan akan tetap menggunakan kombinasi standar SC1 dan SC2 untuk ban depan, serta SCX dan SC0 untuk ban belakang.
Selain itu, perhatian khusus diberikan pada ajang balap motor wanita perdana, WorldWCR, serta World Sportbike Championship. Kedua kategori ini akan menggunakan ban SC1 pada kedua poros roda, dengan ukuran 120/70 di depan dan 180/60 di belakang.
Menyadari reputasi Assen yang sering diguyur hujan pada periode tahun ini, Pirelli juga telah menyiapkan ban DIablo Wet untuk kondisi lintasan yang lembap (intermediate) serta Diablo Rain untuk skenario hujan deras.
Dengan paket solusi yang komprehensif ini, Pirelli berupaya memberikan kepercayaan diri penuh bagi para pembalap untuk memacu motor mereka hingga batas maksimal di tengah ketidakpastian cuaca Belanda.