motorinanews (Bengkayang) - Tracker asal Pontianak, #261 Teten Wijaya kembali merajai balap garuk tanah. Kali ini dalam ajang Kejuaraan Daerah Grasstrack Putaran ke-4 Kalimantan Barat yang digelar di Sirkuit Je Kai Pangaraya, Kabupaten Bengkayang.
Balapan yang diusung Bengkayang Sport Extreme (BSE) kerja bareng dengan Korwil IMI Bengkayang berlangsung seru pada Sabtu dan Minggu (28-29/10/2017). Pasalnya, trek yang awalnya kering berubah menjadi licin karena diguyur hujan. Justru disinilah skill tracker ditantang untuk menjadi juara.
"Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kami punya sirkuit, makanya dimanfaatkan untuk menggelar kejuaraan daerah grasstrack di Kalimantan Barat," puas Patinus Sujik, Ketua BSE sekaligus Ketua Korwil IMI Bengkayang.
Bagi BSE tentunya ini bukan kejuaraan pertama digelar. Sejak 2016, BSE telah menggelar dua iven balap. "Tujuannya tak hanya mengadakan balap, ada potensi wisata yang bisa menjadi kunjungan peserta yang berdatangan dari berbagai daerah," sebut Sulianus, putra daerah Segiring yang wilayahnya dijadikan Desa Wisata.
Nama sirkuit Je Kai Pangaraya sendiri diambil dari bahasa Dayak Bekati. Artinya punya kita atau kami. Sedangkan Pangaraya berarti pembuat bertambah banyak, maju dan ramai. "Klop kan dengan penonton yang ramai datang ke sirkuit," tutur Patinus Sujik.
"Terima kasih kepada semua pihak yang membantu, termasuk manager team dan crosser. Semoga ke depan iven semakin baik dan lebih ramai lagi. Mohon maaf jika ada kekurangan," pesan Patinus Sujik.
Yaps! Bagi warga Bengkayang, grasstrack memang menjadi hiburan yang ditunggu. Masyarakat perlu tontonan yang menantang adrenalin. Tak salah bila Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot ikut mendukung iven grasstrack. Akhirnya Teten Wijaya menggondol satu unit MiniMoto sebagai Juara Umum.
"Kejurda ini hanya disponsori Sangkaro Jaya dan Bank Kalbar. Kalau Je Kai Foundation itu milik kita. Kalau ada dukungan lebih dari sponsor, kami berani menggelar kejuaraan lebih besar lagi. Ini karena hobi, kami bangun sirkuit dengan dana seadanya. Semoga dapat perhatian dari berbagai pihak," pungkas Sulianus yang menjadi Anggota Korwil IMI Bengkayang.
Tetap semangat! (BangVe)