motorinanews (Mempawah) - Suhu kompetisi balap "garuk tanah" di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat mulai memanas. Pemicunya, sejumlah tracker disana menyatakan siap bertarung di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang akan diadakan bulan depan.
Hal ini diungkapkan M Suhadi, Ketua Koordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia (Korwil IMI) Kabupaten Mempawah. "Kejurprov memang akan diadakan pada Sabtu dan Minggu, 24-25 Maret namun banyak tracker disini yang latihan dan mempersiapkan diri," ungkap Suhadi.
Apalagi disebut-sebut Kejurprov Grasstrack Putaran Kedua Kalbar 2018 memperebutkan trofi H Ria Norsan, Bupati Mempawah. "Kita siapkan hadiah total senilai Rp.79,9 juta untuk 17 kelas perlombaan," sebut Arief Rinaldi, Ketua Penyelenggara.
Balapan yang bakal digelar di Sirkuit Opu Daeng Manambon, Mempawah ini termasuk lengkap kelas yang dilombakan. "Gak mau asal-asalan bikin balapan, harus mengacu kepada standar dan regulasi nasional," tambah M Suhadi.
Yaps! Kabupaten Mempawah yang dulunya bernama Kabupaten Pontianak memiliki potensi menjadi barometer balap garuk tanah di Kalbar. Meski posisinya berada di pesisir pantai Kalbar, namun akses menuju kesana cukup lancar dan mudah.
"Kita punya beberapa crosser cilik yang siap diorbitkan. Saat ini sedang fokus pembinaan minimoto. Sebut saja seperti M Rivaldo, M Rafid dan Dewo Putra Prapanca. Kemampuan mereka tinggal diasah menjadi tracker handal," beber Suhadi.
Ketiganya sering menjuarai kelas minimoto. Bahkan M Rivaldo meraih IMI Award Kalbar sebagai Pebalap Minimoto Terbaik 2017. "Kami punya potensi tersimpan yang siap diorbitkan," pungkas Suhadi. Mantap! (BangVe)