motorinanews (Padang) - Bagi penggila motor trail yang doyan adventure, rintangan menjadi tantangan yang harus ditaklukkan. Semakin besar rintangan menghalangi, semakin naik adrenalin untuk menaklukkannya. Kepuasan tersendiri saat menyentuh finish.
Semakin banyak mencoba tantangan, semakin mahir seorang adventurer. Bosan main di tanah sendiri, timbul keinginan menjajajal negeri seberang. Itulah yang memicu semangat rider di Sumatera Barat yang tergabung dalam Ikatan Trail Adventure (ITA) untuk main di event lain.
Undangan pun datang dari tanah Borneo di Kalimantan. Event "MAT 7th Explore Borneo" bakal digelar selama tiga hari, 31 Maret hingga 2 April 2018 di Kalimantan Selatan.
"Ya, riders ITA Sumbar kirim peserta untuk ikuti ajang itu. Sudah daftar ke panitia disana," ungkap Ferry Firdaus, offroader dari Trail Adventure Solok Saiyo (TASS).
Ferry telah menyiapkan KTM 150XC-W untuk ditunggangi. Ferry yang identik dengan nomor start #27 tak sendiri, ada Ivand Valentino dari Balunnau Solok Adventure Club (BSAC) yang menemani. Ivand yang memakai #24 belum memilih motor yang dipakai, antara Kawasaki KLX dan Viar 250ES.
"Dari ITA Sumbar, baru kami berdua yang sudah konfirmasi ikut dan clear semuanya. Satu lagi, kemungkinan Ef Khansa dari Bukittinggi. Bedanya, Ef tidak bawa motor dari Sumbar," jelas Ferry sambil menyebutkan semua motor akan dibawa truk double deck yang berangkat dari Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi dan Lampung.
MAT 7th Explore Borneo akan diikuti offroader dari berbagai provinsi di Tanah Air. Semua peserta akan kumpul di kota Banjar Baru, Kalsel. Apalagi dua hari sebelum event, ada choaching clinic yang dipaparkan Graham Jarvis, #1 World Enduro Championship.
Bagi Ferry dan Ivand, ada banyak agenda yang bakal diikuti. "Setelah Borneo, rencana kami juga ikut Lampung Enduro. Lalu di akhir tahun ada event besar id6DE di Sulawesi selama 10 hari," beber Ferry Firdaus.
Seperti itulah petualang sejati. (BangVe)