mobilinanews

Wuih, Valentino Ratulangi Ingin Akhiri Puasa Podium di Gymkhana Yogyakarta

Sabtu, 23/06/2018 05:05 WIB
Wuih, Valentino Ratulangi Ingin Akhiri Puasa Podium di Gymkhana Yogyakarta
Rilek naik kuda dulu sebelum turun berlomba di gymkhana Yogyakarta. (foto : dok pribadi)

mobilinanews (Bogor) – Juara nasional FWD FFA 2013 dan salah satu andalan Cusco Team Indonesia, Valentino Ratulangi mengaku sangat termotivasi bisa naik podium pada seri 3 Kejurnas MLD Spot Auto Gymkhana 2018 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (30/6/2018).

“Ya, om, rasa ingin menang itu besar. Sebab sudah 2 seri ini belum naik podium. Padahal sekarang ada di tim mapan, Custo Team Indonesia  bersama sang legenda James Sanger dan Bernard Yuwono. Jadi hadapi seri 3 ini saya semakin terpacu,” ujar Valen kepada mobilinanews.

Diakui ayah satu anak yang telah mengikuti kejuaraan slalom (sekarang namanya gymkhana) sejak 2007 ini, ada dua hal yang menjadi penyebab. Pertama, diakuinya mungkin lagi di titik jenuh kemarin-kemarin itu.

“Dan yang kedua, saya melihat banyak rookie (peslalom relatif baru) yang memang lagi pada bagus-bagus. Namun bagi saya merasa mendapat tantangan. Saya jadi malu dengan tim Cusco yang telah mensupport maksimal,” ungkap Valen yang akan turun di kelas A dan F dengan Honda Jazz.

Di tim yang disupport langsung pabrikan Cusco Jepang ini, Valen mengaku mendapat kontrak, start money, disiapkan bonus dan mobil disiapkan. “Istilahnya, tinggal ngegas aja. Puji Tuhan, selalu ada jalan buat orang baik hehe,” senyum peslalom yang tinggal di Bogor ini.

Toh, dia mengaku ada juga yang nggak suka. Apalagi setelah kasus banding di ajang slalom beberapa  tahun lalu. Di situ lanjut Valen, benar-benar terlihat mana kawan dan mana lawan. “Tapi itu malah menjadi penyemangat saya.”

“Intinya, saya akan selalu baik sama semua orang, fokus dan enjoy balapan aja. Serahkan semua kepada Tuhan."

"Jujur, di slalom saya sudah lama tidak berdoa sebelum start. Dulu saya bisa juara nasional FFA 2013 karena setiap balapan saya berdoa,” tutur Valen.

Jadi Valen yang juga berkompetisi di ajang kejurnas drifting tahun ini memperkuat tim ABM Motorsport,  kegagalannya di dunia slalom merupakan sebuah teguran.

“Sekarang saya akan berdoa lagi sebelum start dan serahkan semuanya kepada Tuhan. Dan bisa membawa ke pujian bagi Sang Pencipta!,” ujar Valen yang tiba-tiba berubah menjadi religius.

Amin. (budsan)

About Us | Our Team | Careers | Pedoman Siber | Disclaimer

© 2017 mobilinanews.com All Right Reserved
frodo