Mobilinanews (Inggris) - Lewis Hamilton harus puas membawa pulang 12 poin alias finis di posisi keempat pada seri putaran ke-12 Formula 1 (F1) 2025 di Sirkuit Silverstone, Inggris yang merupakan tanah kelahirannya sendiri.
Diketahui sebelumnya, Lewis Hamilton sendiri merupakan pembalap yang mencatatkan kemenangan terbanyak dalam sejarah GP Silverstone yaitu sebanyak 9 kali (2008, 2014, 2015, 2016, 2017, 2019, 2020, 2021, dan 2024).
Namun, di tahun 2025 yang merupakan tahun pertamanya bersama Ferrari, Hamilton menilai bahwa GP Inggris kali ini adalah balapan yang sangat sulit, ditambah dengan mobil Ferrari SF-25 milikinya yang diklaim sulit dikendarai.

Lewis Hamilton #44 (Foto: Scuderia Ferrari)
Setelah menunjukkan kecepatan yang kuat selama akhir pekan, Hamilton telah berbaris di P5 di grid untuk balapan kandangnya dan mengisyaratkan bahwa ia tidak akan menyerah untuk meraih podium, apalagi di kandangnya sendiri.
Akan tetapi, mimpi itu hampir menjadi kenyataan saat pembalap berusia 40 tahun itu berada di P4 dan mengejar Nico Hulkenberg yang berada di P3, sebelum akhirnya kehilangan mimbar dengan selisih hanya lebih dari lima detik.
Meski tampak gaspol di sepanjang balapan, kecepatan Hamilton tampak sedikit menurun saat ia memulai putaran kedua dengan menggunakan ban intermediate sebelum beralih ke ban soft menjelang lap-lap akhir, saat lintasan mulai mengering.
“Bannya mulai aus, mobil tidak suka tikungan dengan kecepatan rendah, banyak understeer, dan ban depan kiri saya mulai rusak dan kemudian tidak bisa mengimbanginya,” terang Hamilton mengutip siaran F1, Senin (7/7/2025).
"Seperti yang terlihat, ada banyak kesalahan di luar sana dan kondisi yang sangat, sangat sulit, dalam mobil yang sangat, sangat sulit dikendarai di sini, mobil ini tidak menyukai kondisi seperti itu. Tidak ideal, tetapi setidaknya kami mendapat beberapa poin, tambahnya.

Charles Leclerc #16 (Foto: Scuderia Ferrari)
Ya, jika dilihat secara keseluruhan, Ferrari SF-25 memang seperti belum jinak di Sirkuit Silverstone. Hal itu terlihat dari rekan setimnya, Charles Leclerc yang tampak kesulitan bahkan untuk mengejar posisi 10 besar sekalipun alias finis di P14.
Meski kecewa karena gagal meraih hasil tiga besar, Hamilton masih bisa mengambil sisi positif dari balapan di depan penonton tuan rumah. Setidaknya dirinya mampu finis di posisi 5 besar dalam seri balapan yang penuh tantangan dan kesulitan tersebut.
"Yang saya petik dari sini adalah energi luar biasa dari semua penggemar. Mereka bermain luar biasa akhir pekan ini dan sungguh menakjubkan melihat banyak orang beralih ke warna merah dan, ya, kami mendapatkan beberapa poin,” ujarnya.