Semester Pertama 2015 Penjualan Hyundai Kembali Naik di Amerika Serikat

Minggu, 05/07/2015 12:18 WIB
redaksi


mobilinanews.com (Amerika Serikat) – Minat masyarakat Amerika Serikat pada mobil Hyundai semakin tinggi. Selama semester pertama (Januari – Juni) 2015, sebanyak 371.150 unit mobil baru Hyundai telah berpindah tangan atau terjual ke konsumen.

Elantra menjadi model kendaraan Hyundai yang paling diminati dengan angka penjualan 118.992 unit, naik 19% dibanding periode yang sama tahun lalu. Di segmen sedan mewah, Hyundai Genesis yang pernah terpilih sebagai Car of the Year di Amerika Serikat berhasil terjual 13.574 unit atau naik 75% dibanding periode yang sama tahun lalu (baca juga Hyundai Lewati Penjualan Audi dan Lexus).

Khusus di bulan Juni 2015 yang baru saja terlewati, Hyundai Motor Amerika berhasil memasarkan 67.502 unit mobil baru, naik di atas 1% dibanding periode yang sama pada Juni 2014. Hyundai Santa Fe merupakan salah satu penyumbang angka penjualan terbesar selama Juni 2015, dengan angka penjualan 10.446 unit atau naik 17% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Melonjaknya minat konsumen pada mobil Hyundai di Amerika Serikat kabarnya telah mendorong pabrikan mobil asal Korea itu untuk segera membangun pabrik kedua. Pasalnya pabrik pertama Hyundai di Montgomery yang telah beroperasi sejak tahun 2005 dengan jumlah karyawan 3.600 orang disinyalir akan kesulitan merespon trend minat konsumen di Amerika Serikat yang terus menanjak.

Padahal pabrik Hyundai di Montgomery selama lima tahun terakhir telah menerapkan strategi kerja 24 jam dengan model tiga sihift, dimana hari Sabtu juga kerap kali digunakan untuk berproduksi demi memenuhi kebutuhan konsumen.

Di awal tahun 2015, prinsipal Hyundai di Korea telah mengumumkan nilai investasi sebesar US$73 miliar atau sekitar Rp 973 triliun (nilai kurs Rp 13.300) hingga tahun 2018. Sekitar 1/4 dari nilai investasi tersebut atau sekitar US$18,25 miliar atau sekitar Rp 242,7 triliun akan digunakan untuk pengembangan bisnis Hyundai di dunia (di luar Korea Selatan).

Dari perspektif mega investasi tersebut, sangat dimungkinkan turut dialokasikan untuk pembangunan pabrik baru di Amerika Serikat.

Tag

Terpopuler

Terkini