Motorinanews, Jakarta - Gir dan rantai merupakan komponen vital pada sepeda motor bebek dan sport. Fungsi gir dan rantai sendiri untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang.
“Bila salah satu komponen rusak, sebaiknya diganti secara bersamaan agar sistem penggerak roda dapat bekerja secara maksimal,” ucap Syamsul, owner bengkel Syam Motor.
Nah agar tidak salah beli gir set sesuai anjuran pabrik, Syamsul kasih tahu cara baca kode gir dan rantai sepeda motor.
Berikut contoh cara baca kode gir dan rantai sepeda motor;
Baca kode rantai atau chain
Rantai memiliki ukuran panjang dan ketebalan, sebagai contoh kode rantai 428-104L.
“Artinya memiliki nomor ketebalan 428 dan panjang 140 sambungan (link), jelas pebengkel di Petukangan, Jaksel.
Angka yang berada di depan atau angka 4 menunjukan jarak antar pin. Pin bisa disebut selongsong yang menyambung antar pelat.
Angka 2 dan 8, arti jarak antar pelat dalam. Pelat dalam disebut juga inner plate yang posisinya tepat di bawah pelat atas.
Selanjutnya angka 104L berarti panjang rantai 104 sambungan (link).
Baca kode gir depan
Gir depan memiliki ukuran jumlah mata gigi dan ketebalan. Contohnya gir depan dengan kode 428–14T, artinya memiliki nomor ketebalan 428 dan jumlah mata gigi (tooth) sebanyak 14.
Baca kode gir belakang
Gir belakang juga memiliki ukuran jumlah mata gigi dan ketebalan.
Contoh gir belakang dengan kode 428 – 47T. Artinya gir belakang ini memiliki nomor ketebalan 428 dan jumlah mata gigi (tooth) sebanyak 47.
Nomor ketebalan adalah nilai yang ditentukan dalam sebuah tabel nomor rantai dan gir. Nomor ketebalan ini mempengaruhi kemampuan kerja rantai terhadap beban kerja yang diberikan. (Banar)