motorinanes, Jakarta - Walaupun sekarang eranya motor injeksi, ternyata ada saja bikers yang hunting karburator copotan atau karburator bekas, di lapak-lapak kampakan atau lapak barang bekas.
Karena merupakan barang bekas, kondisi karburator copotan ini juga beragam. Ada yang masih bagus, cukup bagus dan memang benar-benar kurang bagus.
Nah, bila Motorinalovers juga lagi hunting karburator copotan, biar enggak salah pilih, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam memilih karburator copotan.
Cek kondisi fisik karburator
Pertama, perhatikan fisik bagian luarnya. Apakah terdapat merek bawaan pabrik, misalnya; Mikuni, Keihin dan merek lain. Kalau ada merek bawaan pabrik, berarti karburator tersebut memang orisinal copotan motor.
Cek kondisi skep dan jarum skep
Bila skep sudah baret-baret dan jarum skep bentuknya sudah tirus (tidak rata lagi), dipastikan kondisinya sudah jelek.
Cek baut setelan bensin dan angin
“Jangan lupa cek baut setelan gas dan angin, sudah aus atau belum, serta berfungsi baik atau tidak,” ungkap Boy, yang gelar dagangan copotan di Jl. Pal Merah Barat 2, depan pom bensin Pal Merah.
Cek spuyer
Kemudian buka bagian dalamnya, yang dilanjutkan cek kondisi sepuyer dan rumah sepuyer. Kalau rumah sepuyer longgar saat spuyer dimasukkan, berarti kondisinya kurang bagus.
Periksa pelampung
“Pelampung bensin juga harus diperiksa. Apakah bocor atau tidak. Kalau pelampung bocor, dipastikan karburator juga bocor terus,” pungkas Boy. (Banar)