motorinanews, Tangerang – Gir set yang terdiri dari gir depan, gir belakang dan rantai, memiliki masa pakai mengikuti jarak tempuh sepeda motor.
“Jika usia pakainya sudah lama, umumnya rantai cepat kendor karena sudah tidak presisi lagi dengan mata gir,” ucap Basio, mekanik Matic Shop.
Masih kata Basio, jika rantai sudah tidak presisi lagi dengan lingkar gir atau sprocket, sebaiknya langsung diganti. Tidak dipotong atau dikurangi jumlah mata rantainya.
Begitu juga dengan gir atau sprocket. Bila kondisinya sudah lancip, juga akan mengurangi usia pemakaian rantai. Rantai berpotensi menjadi rapuh sehingga beresiko putus di jalan.
“Solusi terbaiknya adalah mengganti gir dan rantai secara bersamaan atau satu set,” papar mekanik yang mangkal di Jl. Ciledug Raya No.11, Tangerang.
Mengapa harus ganti satu set? “Karena mengganti salah satu komponen saja, tidak akan mengubah performa tunggangan kembali optimal. Selain itu, usia pakai antar komponen juga tidak akan bisa habis berbarengan,” yakin Basio.
Gir dan rantai yang sudah aus atau sudah terkikis, pastinya akan membuat tarikan motor terasa menurun.
Jika diganti hanya salah satu saja, komponen baru dengan komponen lama jusru malah akan saling menyesuaikan dulu untuk bisa kembali bekerja berbarengan, dari pada menyalurkan tenaga.
“Ujungnya tenaga motor justru akan terserap terlebih dahulu sekian persen ke kedua komponen ini, baru diteruskan ke roda belakang. Situasi ini akan menyebabkan kinerja mesin tidak tersalurkan secara optimal,” pungkas Basio. (Banar)