motorinanews, Jakarta – Bisa dibilang hampir setiap pembesut sepeda motor mengalami suara decitan dari rem, saat motor direm untuk mengurangi laju maupun menhentikan laju kendaraan.
Mungkin Motorinalovers yang baru pertama kali alami hal ini, akan sedikit kaget dan terheran-heran. Apalagi besutan yang ditunggangi bukan motor sendiri, alias motor pinjaman. Senam jantung bercampur was-was, pastiya enggak bisa terelakkan.
Nah, biar enggak panik dan senam jantung lagi, bila timbul suara berdecit muncul saat motor direm, simak sampai habis ulasan berikut ini, Gengs. Dilansir dari laman website Wahan Honda, ada 3 hal yang dapat memicu bunyi berdecit saat Motorinalovers melakukan pengereman.
Kampas rem kotor
Kampas rem merupakan salah satu komponen yang terdapat pada piringan rumah rem yang berfungsi sebagai penahan putaran ban dan dapat menghentikan laju kendaraan dengan cepat.
Lantaran posisinya berada di bawah dekat ban dan sering digunakan, maka enggak heran bila peranti ini sangat mudah kotor. Karena kampas rem yang kotor tersebut, maka akan terjadi gesekan antara lempengan kampas dengan bagian penjepitnya. Dari situlah bunyi berdecit muncul.
Cakram tidak rata
Selain kampas rem, bunyi berdecit tersebut juga dapat disebabkan oleh cakram yang tidak rata atau sudah mulai aus.
Lantaran permukaan yang tidak rata tersebut, maka ketika terjadi pengereman, kampas akan menjepit permukaan yang bergelombang dan membuatnya timbul decitan.
Kampas rem mulai habis
Seperti halnya ketika kampas rem kotor, bunyi decitan tersebut juga akan muncul ketika kampas rem sudah mulai habis atau menipis.
Bunyi decitan disebabkan oleh pergesekan antara besi kampas, dengan piringan penjepit. Bahkan tidak hanya ketika dalam posisi direm saja akan muncul bunyi yang mengganggu, bunyi lain seperti gesekan dua besi juga akan terdengar ketika roda berputar. (Banar)