Memotret 7 Tahun Perjalanan Wuling Hingga Menjadi Pionir dan Penguasa Pasar Mobil Listrik Indonesia

Jum'at, 26/07/2024 14:10 WIB
Wilfrid Kolo


Tiga mobil listrik Wuling nongkrong di Booth Wuling di Gedung ICE, BSD, Tangerang
Tiga mobil listrik Wuling nongkrong di Booth Wuling di Gedung ICE, BSD, Tangerang

mobilinanews (Tangerang) - Kiprah Wuling Motors selama 7 tahun di Indonesia tentu bukan waktu yang terlalu lama sebagai sebuah brand otomotif. Namun catatan mentereng berhasil ditorehkan Wuling selama perjalanan itu.

Dalam kurun Waktu yang terbilang singkat itu, Wuling berhasil mencatat 140 ribu pelanggan dari produksi 146 ribu unit lebih kendaraannya di fasilitas produksinya di Cikarang, Jawa Barat.

"Secara akumulasi sejak pabrik diresmikan di Indonesia, Wuling telah memproduksi lebih dari 146 ribu lebih kendaraan dengan melibatkan hampir 10 ribu tenaga kerja dari berbagai bidang," kata Vice President Wuling Motors, Arif Pramadana di booth Wuling di Gedung ICE, BSD, Rabu (17/7) lalu.

Langkah ini memberikan kontribusi positif bagi ekonomi Indonesia, terutama dalam industri otomotif yang menjadi salah satu tulang punggung pendapatan negara.

Pabrik mereka tak hanya membuat mobil konvensional atau mobil dengan mesin pembakaran internal, tapi juga memproduksi mobil listrik. Dan ini merupakan pencapaian yang signifikan karena kemampuannya memproduksi mobil listrik secara lokal yang berkontribusi bagu percepatan elektrifikasi di Tanah Air.

"Dalam 7 tahun Wuling menghadirkan 7 lini mobil penumpang baik dari segmen EV, Hybrid dan ICE untuk memberikan pilihan terhadap kebutuhan mobilitas masyaaat Indonesia. Seluruh lini produk tersebut pun diproduksi secara lokal di fasilitas kami di Cikarang, Jawa Barat," ungkap Arif berbangga.

Pionir dan Pemimpin Segmen Mobil Listrik

Wuling Motors menghentak pasar ketika melahirkan Wulin ev yang mendapatkan perhatian luas. Meluncur Agustus 2022, Air ev jadi trendsetter. Mobil mungil Air ev juga yang menempatkan Wuling sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik hingga kini dengan pangsa pasar 52 persen.

"Dengan angka tersebut, Wuling EV pun menguasai segmen kendaraan listrk dengan market share sebesar 52 persen sejak awal tahun hingga Juni 2024. Prestasi tersebut menjadikan Wuling sebagai brand EV nomor satu di Indonesia," papar Arif.

Konsistensi Wuling untuk marketnya semakin kuat Ketika hadir duo mobil listrik lainnya, yakni Wuling Bingou EV pada Desember 2023, disusul Wuling Cloud EV yang resmi mengaspal Mei 2024.

"Melalui lini Wuling EV stories edition yang merupakan keluarga kendaraan listrik yang terdiri dari Air ev, Bingou EV, Cloud EV kisah sukses mobil listrik Wuling semakin kuat. Di awali dengan A yaitu Air ev, kendaraan pintar yang berdimensi kompak, dan Bingou EV yang merupakan EV hatchback yang ikonik serta C yaitu Cloud EV yaitu medium hatchback EV yang memantapkan kendaraan masa depan Wuling," tuturnya.

Lebih jauh dari itu, Wuling menahbiskan diri sebagai satu-satunya brand yang mampu mengekspor mobil listrik ke luar negeri. Langkah ini membuktikan bahwa produk mobil listrik karya anak bangsa mampu bersaing di pasar dunia.

Wuling sejauh ini telah melebarkan sayap dengan membubuhkan angka ekspor sekitar 5.500 unit mobil dengan tujuan hamper 14 negara, termasuk mobil listrik.

"Menariknya sepertiga dari ekspor tersebut merupakan kendaraan listrik. Hal ini menjadikan Wuling sebagai produsen otomotif Indonesia satu-satunya yang mengekspor EV ke manca negara secara utuh," sebut Arif.

Perjalanan mobil listik Wuling semakin moncer, saat mereka membuktikan kapabilitas Wuling EV yang mendapat kepercayaan menjadi bagian dalam 5 gelaran internasional pada 3 tahun terakhir sebagai official car partner yang mengusung semangat `Shaping with tomorrow`.

"Saat itu, ada total sebanyak 750 Wuling EV berpartisipasi melayani mobilitas hijau untuk para delegasi dan tamu negara," tuturnya.

Semakin mempertegas kepercayaannya kepeda pasar, Wuling berani mewujudkan program garansi seumur hidup untuk komponen utama kendaraan lisrtik dengan garansi baterai seumur hidup.

"Untuk konsumen EV Wuling, kami pun memberikan garansi seumur hidup untuk komponen utama (baerai-red), memberikan secara gratis easy home charging serta adaptor flag untuk penggunaan layanan SPKLU termasuk dari PLN," tukasnya.

Asal tahu saja, sejauh ini Wuling konsisten menjaga kualitas layanannya kepada kostumer kendaraan lisrik. Mereka sudah akan meyediakan 30 DC Charging hingga Agustus 2024 dan mereka berjanji akan terus menambahnya di waktu mendatang.

Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar mengakui bahwa bicara akselerasi pasar mobil listrik di Indonesia semua harus mengakui peran penting Wuling. Mereka merupakan pionirnya. Walaupun tak dipungkiri bahwa di pasar mobil bekas jumlah kendaraan listrik masih sangat kecil.

"Kita harus akui bahwa Wuling berperan penting di pasar mobil listrik. Di pasar mobil bekas jika kita lihat di listing memang ada tapi belum banyak. Jumlah orang yang jual mobil listrik seperti Air ev masih sangat kecil. Air ev ada di 2022 dan mungkin nanti ke depan sudah ada lebih banyak di listing mobil bekas," tuturnya dalam dskusi bersama wartawan di Garuda Room di GIIAS, Jumat (19/7).

Layanan Purnajual yang Luas

Selain ekspansi pasar domestik dengan berbagai produk yang lengkapi mulai dari mobil konvensional, hybrid hingga mobil listrik, Wuling meramu kepercayaan masyarakat dengan baik di sisi aftersales atau purnajual.

Jaringan diler mereka telah dibangun di seluruh kota di Indonesia sehingga dapat memaksimalkan berbagai kebutuhan kostumer mulai dari pembelian unit, servis hingga ketersediaan spareparts.

"Wuling pun telah didukung lebih dari 150 jaringan diler yang tersebar di seluruh Indonsia untuk melayani penjualan dan purnajual," tutup Arif.

Tag

Terpopuler

Terkini