MotoGP 2024 Aragon: Speed Gila. Ada Apa di Motor Marc Marquez?

Sabtu, 31/08/2024 21:10 WIB
Rulin purba


Marc Marquez, jago dan sendirian menguasai  di GP Aragon. (Foto: ist)
Marc Marquez, jago dan sendirian menguasai di GP Aragon. (Foto: ist)

mobilinanews (Spanyol) - Marc Marquez sungguh dominan di GP Aragon. Sejauh ini tercepat di semua sesi. Mencetak pole pertama bersama Ducati dan meraih kemenangan perdana sprint race. Ia juga pecahkan rekor kecepatan baru di Sirkuit Motorland. 

Motorland memang salah satu trek favorit pemegang 6 gelar juara dunia MotoGP dengan total 6 kemenangan di sana. Tapi, kemenangan kali ini terbilang super istimewa. 

Pada sesi kualifikasi ia menghajar Francesco Bagnaia dan Jorge Martin dengan marjin waktu hampir 1 detik. Padahal keduanya pakai Desmosedici GP24 yang selama ini tak terkalahkan sejak awal musim, sementara Marquez naik GP23 yang teknologinya tertinggal satu tahun.

Berikutnya di sprint race pada Sabtu (31/8) malam WIB barusan, ia mengalahkan Martin dengan gap 2,961 detik atau nyaris 3 detik dengan durasi balap hanya 11 laps.

Ada apa di motor Marquez?

Pertanyaan itu mencuat lagi. Tak lain karena usai GP Inggris lalu bos Ducati Corse  Luigi Dall"Igna mengatakan motor Marquez akan di up-grade untuk tingkatkan performanya di sisa musim kompetisi 2024. Sepertinya, perangkat elektronik di motor Marquez sudah diperbaharui agar bisa punya akselerasi dan traksi ban belakang seperti milik Bagnaia. Itu baru dugaan, sebab selama ini bagian itulah yang dikeluhkan Marquez dalam persaingannya mengejar GP24.

Bahwa Bagnaia gagal mencapai podium di sprint race malam ini meski start front row bersama Marquez,  bisa dipahami bukan karena masalah teknis atau skill.

Benar, selama ini Bagnaia memang lebih bersinar dari main race Minggu ketimbang balap jarak pendek pada Sabtu. Tapi, khusus di Aragon barusan, sinyal kekalahan Bagnaia sudah diduga sebelum lampu start bekerja. 

Sinyal itu diapungkan Davide Tardozzi sang direktur sport Ducati.

"Kami khawatir Pecco akan bermasalah di garis start. Posisinya berada di bagian lintasan yang kotor," kata Tardozzi.

Dan, benar saja. Roda belakang Bagnaia kekurangan traksi saat berakselerasi menuju tikungan pertama. Bahkan sempat mlintir sehingga membuat posisinya terjerembab ke belakang. Akhirnya finish di urutan 9 dengan selisih waktu 20, 291 detik.

Hasil itu kembali membuat perburuan poin di papan atas klasemen semakin rapat.

Martin yang finish runner up kembali memimpin klasemen kejuaraan,  balik unggul 3 poin atas Bagnaia dari tadinya kalah 5 poin. Masing-masing dengan total poin 279 versus 276.

Di sisi lain, Marquez tetap berada di P4, tetapi semakin rapat dengan Enea Bastianini di P3 dengan selisih tinggal 13 angka. Tadinya ia kalah 22 angka.

Minggu (1/9) besok berlangsung main race berdurasi 23 laps. Marquez tentu saja bersemangat untuk  meraih kemenangan perdana di atas Ducati, sekaligus memenangkan seluruh sesi GP Aragon 2024. Biar seru, semoga saja Bagnaia tak lagi tersandung masalah di garis start. (rn)

 

 

Tag

Terpopuler

Terkini