mobilinanews (Jakarta) - Perang dagang Amerika dan Kanada merambat ke sektor otomotif, buntut penetapan tarif resiprokal Donald Trump. Tarif impor kendaraan ditetapkan 25%.
Keputusan itu berpengaruh pada ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hal ini berkaitan dengan kerusakan jangka panjang pada rantai pasokan.
Imbasnya, tak lama setelah Presiden Trump mengumumkan tarif itu tanggal 2 April, sekitar 6.000 anggota Unifor diberi pemberitahuan PHK jangka pendek.
Sebagian besar dari mereka berasal dari pekerja di fasilitas Stellantis di Windsor, Ontario. Pabrikan otomotif itu, dengan cepat mengumumkan penutupan selama dua minggu setelah tarif diumumkan, sambal menilai apa langkah selanjutnya.
Namun, kekhawatiran yang lebih besar bukanlah dampak langsungnya, melainkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Dan presiden Unifor Lana Payne menjelaskan agar para pekerja bersiap untuk keputusan lanjutan terkait pekerjaan mereka.
"Industri ini tidak akan mampu bertahan di bawah tarif semacam ini. Semakin lama ini berlangsung, semakin besar dampak yang akan kita lihat," katanya,melansir Bloomberg.
“Kekhawatiran saya adalah kita melihat PHK sementara berubah menjadi PHK yang jauh lebih lama. Kita telah mendengar sinyal awal dari perusahaan otomotif kepada karyawan mereka bahwa, tergantung pada berapa lama ini berlangsung, kita bisa menghadapi PHK yang lebih luas di seluruh sektor suku cadang,” ujarnya.
Sebagai tanggapan langsung terhadap tarif Trump, Kanada meluncurkan tarif balasannya sendiri sebesar 25% pada kendaraan impor Amerika. Tindakan pembalasan ini secara khusus menargetkan mobil yang tidak memenuhi persyaratan konten local yang ditetapkan dalam Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada. Ini berlaku terutama yang menggunakan suku cadang dari luar Amerika Utara.
Menurut Payne, beberapa pemasok Kanada akan terkena dampak yang tidak proporsional oleh tarif baru akibat ketegangan dan perang dagang itu.
“Tidak semua pemasok ini berada dalam situasi ekonomi yang sama; beberapa lebih rapuh daripada yang lain,” urainya lagi.
Buntut lanjutannya, ada banyak bagian dari sektor ini yang jika pemasok harus membayar sebagian saja dari tarif ini, mereka tidak akan dapat beroperasi.
Efek berantainya dapat meluas jauh melampaui satu fasilitas, mengancam stabilitas jaringan pasokan Amerika Utara yang terjalin erat yang sudah tertekan sebelum gelombang ketegangan perdagangan berakhir.