mobilinanews (Jakarta) - Pasar otomotif Indonesia kembali kedatangan pemain baru di segmen kendaraan premium. Jaecoo, merek yang berada di bawah payung Chery Group, resmi membuka diler pertamanya di Indonesia. Bertempat di kawasan Puri Indah Auto Center, Jakarta Barat, diler ini hadir sebagai jaringan penjualan, purnajual, dan suku cadang (3S) yang dibangun melalui kemitraan dengan PT Setia Pacific Auto.
Peresmian ini bukan sekadar seremoni biasa. Ini adalah langkah nyata dari Jaecoo untuk menunjukkan keseriusan mereka dalam menggarap pasar otomotif Tanah Air yang semakin kompetitif.
Max Zhou, Country Director Jaecoo Indonesia, menegaskan bahwa kehadiran diler ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Jaecoo ingin memastikan bahwa sebelum satu produk pun resmi dijual ke publik, dukungan layanan purnajual dan kepercayaan konsumen sudah dibangun lebih dulu.
"Jaringan diler ini merepresentasikan langkah penting Jaecoo lebih dekat dengan customer, khususnya di area Jakarta. Kami harap bisa selalu memberikan yang terbaik," ujar Max dalam sesi peresmian pada Rabu (28/5).
Langkah ini sekaligus mempertegas positioning Jaecoo sebagai brand otomotif premium yang mengedepankan pengalaman berkendara, desain elegan, dan layanan konsumen yang eksklusif.
Maggie Wong, Owner PT Setia Pacific Auto, mengungkapkan bahwa pembangunan diler ini menyedot investasi sekitar Rp 20 miliar. Lokasinya sangat strategis, berada di jalur lingkar luar Jakarta Barat yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan.
"Peresmian ini adalah langkah besar dan komitmen kami menghadirkan inovasi dan gaya hidup modern dengan pengalaman berkendara premium. Brand Jaecoo mewakili gaya sophisticated yang relevan dengan masyarakat perkotaan, terutama di wilayah ini," jelas Maggie.
Sementara itu, Setia Hariadi, Dealer Network Development Jaecoo Indonesia, menambahkan bahwa Jakarta Barat dipilih karena profil pasar premium di kawasan ini sangat potensial.
"Kontribusi penyerapan kendaraan premium di Jabodetabek sangat tinggi. Jakarta Utara dan Jakarta Barat menduduki posisi teratas. Daerah ini juga dikelilingi kawasan residensial kelas atas, yang tentunya cocok dengan positioning Jaecoo," paparnya.
Meski baru hadir di Indonesia, Jaecoo memiliki rencana ambisius. Tahun ini saja, mereka menargetkan akan membangun 40 jaringan diler, dengan 33 diler dikembangkan melalui kemitraan bersama jaringan otomotif ternama.
Setelah peresmian diler pertama ini, langkah ekspansi berikutnya akan menyasar kawasan strategis lainnya di Jabodetabek.
"Setelah Jakarta Barat, kami akan buka tiga titik di Jakarta Utara, yaitu Pluit, Kelapa Gading, dan Sunter. Kemudian Kebon Jeruk di Jakarta Barat, serta di wilayah Tangerang seperti Serpong dan Karawaci," lanjut Setia.
Meski hingga saat ini Jaecoo belum merilis satu pun produk di Indonesia, pendekatan mereka terbilang cerdas dan terstruktur. Dengan mengedepankan pembangunan jaringan dan memperkuat infrastruktur layanan lebih dulu, Jaecoo berupaya membangun fondasi kepercayaan yang kuat di benak konsumen.
Strategi ini bisa menjadi modal besar ketika nanti mereka meluncurkan produk perdananya — apalagi jika produk tersebut mampu bersaing dari sisi teknologi, desain, maupun harga dengan kompetitor Jepang dan Eropa yang lebih dulu menguasai segmen premium.