Mobilinanews (Jakarta) - Siapa yang menyangka mobil-mobil Cina, yang dulu hanya jadi bahan lelucon di acara otomotif dan dicibir karena desain serta kualitasnya, kini tampil sebagai pemimpin dalam uji keselamatan? Dalam laporan terbaru Euro NCAP 2025, sederet merek asal Negeri Tirai Bambu justru mendominasi daftar mobil paling aman — sesuatu yang tak terbayangkan satu dekade lalu.
Dulu, mobil Cina dikenal sebagai versi murah dari mobil Jepang atau Eropa, bahkan kadang menyalin desain mentah-mentah. Tapi itu dulu. Kini, industri otomotif Cina bukan hanya mengejar — mereka memimpin. Bukti terbarunya datang dari hasil uji tabrak Euro NCAP, standar keselamatan tertinggi di benua Eropa.
Model seperti Voyah Courage, Zeekr 7X, Polestar 4, hingga BYD Sealion 7, semuanya sukses mengantongi rating bintang lima. Artinya, mobil-mobil ini tak hanya cantik di atas kertas, tapi juga aman saat kecelakaan benar-benar terjadi.
| Model | Powertrain | Asal Produksi (Pasar Eropa) |
|---|---|---|
| Tesla Model 3 | EV | Cina |
| Lynk & Co 02 | EV | Cina |
| Polestar 3 | EV | Cina |
| Zeekr 7X | EV | Cina |
| Voyah Courage | EV | Cina |
| Geely EX5 | EV | Cina |
| Omoda 9 | PHEV | Cina |
| MG MGS5 EV | EV | Cina |
| Hongqi E-HS9 | EV | Cina |
| Jaecoo 7 PHEV | PHEV | Cina |
Nama-nama seperti Audi, Volkswagen, dan Kia masih ada di daftar, tapi posisinya kini tidak lagi dominan seperti dulu.
Tak cuma aman, mobil-mobil buatan Cina juga dikenal dengan fitur infotainment yang superior. Layar besar, konektivitas tinggi, hingga fitur cerdas berbasis AI sudah jadi standar. Kini, dengan pencapaian dalam uji tabrak, merek-merek Cina berhasil menggabungkan inovasi teknologi dan keselamatan — dua hal yang selama ini jadi kekuatan utama merek Eropa dan Jepang.
Jika dulu Anda ragu membeli mobil Cina karena reputasi masa lalunya, kini saatnya membuka pikiran. Mobil Cina generasi baru tidak lagi hanya murah, tapi juga aman, canggih, dan kompetitif secara global. Bahkan, Tesla Model 3 yang dijual di Eropa diproduksi di Cina — sebuah simbol ironi sekaligus validasi.
Mungkin Top Gear dulu mengolok-olok, tapi ramalannya benar. “Everyone will be driving Chinese cars,” begitu kata mereka. Dan hari itu sudah datang. Dari EV, desain futuristik, teknologi pintar, hingga keselamatan, mobil Cina bukan lagi pilihan kedua — melainkan opsi utama.