mobilinanews (Jakarta) - Memiliki dan menggunakan mobil listrik tak hanya wujud nyata untuk menjaga lingkungan. Lebih dari itu, pengguna juga bisa mendapatkan efisiensi biaya dibandingkan dengan produk kendaraan roda empat yang mengusung mesin bensin maupun diesel.
Bicara soal mobil listrik, Wuling Air ev menjadi salah satu pionirnya di pasar otomotif Indonesia. Kendaraan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna, lantaran dimensinya mungil namun tetap lincah dan tangguh ketika dipakai menemani aktivitas sehari-hari.
Dengan desain compact dan daya jangkau mobil listrik ini bisa mencapai 300 kilometer, membuat Pengguna jadi mudah ketika harus blusukan ke jalanan sempit, serta saat mencari parkir.
Selain itu, kabinnya juga dirancang untuk bisa menampung empat orang ditambah dengan tersedianya kompartemen penyimpanan di belakang jok baris kedua.
Fitur Wuling New Air ev tak bisa dianggap remeh. Kendaraan listrik ini mengusung perintah suara berbahasa Indonesia atau WIND dan Internet of Vehicle (IoV) via MyWuling+.
Sebagai pendukung keselamatan dan keamanan terdapat juga dual Airbags, ABS+EBD, sensor parkir, dan engine immobilizer.
Hal ini sudah dirasakan langsung oleh Rufinus Alfo Istiyana Putra, pengguna Wuling Air ev long range (300 km) dari Denpasar, Bali. Ia menyebut, desain dan dimensi mobil listrik buatan Cikarang itu sangat sesuai dengan kebutuhannya.
"Wuling mengeluarkan Air ev ini dengan bentuk yang benar-benar cocok untuk kebutuhan kami ya, usaha maupun pribadi. Simple, nyaman, luar kota pun juga oke ya kan," ujar pria yang akrab disapa Alto, dalam keterangan yang dikutip Jumat (25/7).
Lebih lanjut, Pak Alto menyebut, dimensi mungil dan warna mobil membuat banyak orang terkesima. Bahkan, tak jarang ada yang meminta difotokan bersama Wuling Air ev miliknya.
"Lalu dengan harga yang oke banget menurut saya, oke banget Kenyamanan pun dengan teknologi kecanggihan, jujur saya suka. Beberapa pelanggan kami, hotel-hotel besar itu sampai, "Pak tolong dong mobilnya saya boleh foto atau pinjam di loading dock sebentar, kita mau foto untuk dokumen laporan ke pusat" seperti itu. Jadi, ya, mobil ini cukup terkenal di Bali, cukup terkenal," ucapnya.
Alto juga mengatakan, mobil listrik mungil itu untuk kebutuhan sehari-hari dengan kisaran jarak tempuh 180 sampai 200 kilometer per hari. Tak heran bila jarak tempuh kendaraannya sudah mencapai lebih dari 160.000 Kilometer sejak pembelian.
"Jarak tempuh terjauh itu kebetulan kami baru service 2 hari yang lalu seharusnya, service yang 160.000 km. Dan kalau paling jauh itu dari tempat saya Denpasar itu ke Amet, PP 180 km lah. Ya dengan jalan-jalan 200 km lah, tembus lah 200 km," paparnya.