Mobilinanews (Jakarta) - Mazda kembali menunjukkan keseriusannya di pasar SUV premium Indonesia lewat peluncuran CX-70 Hybrid dalam ajang GIIAS 2025. Di bawah bendera PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Mazda memperkuat portofolionya di segmen elektrifikasi sekaligus menjawab permintaan pasar akan SUV yang lebih personal dan efisien.
Model ini sebelumnya sudah lebih dulu mengaspal di Australia, artinya versi setir kanan (Right Hand Drive) sudah siap produksi massal dan dipasarkan secara luas, termasuk ke Indonesia. Peluang ini langsung dimanfaatkan Mazda untuk mengenalkan CX-70 Hybrid kepada konsumen Tanah Air.
Berbeda dengan Mazda CX-80 yang tampil sebagai SUV tiga baris, CX-70 Hybrid hanya menyajikan konfigurasi dua baris untuk lima penumpang. Konsep ini memberi kesan lebih sporty, premium, dan cocok untuk pengguna urban modern yang tidak memerlukan kapasitas ekstra tapi tetap ingin tampil berkelas.
Eksteriornya tampil elegan dan minimalis, sesuai DNA desain Kodo khas Mazda. Siluet yang sempat ditampilkan Mazda Indonesia beberapa waktu lalu mengarah kuat pada bentuk fascia CX-70, terutama pada bagian lampu depan yang ramping dan agresif.
Masuk ke kabin, nuansa merah burgundy mendominasi interior—perpaduan yang menggambarkan kemewahan dan dinamika. Tata letak dashboard dirancang minimalis dengan tombol fisik yang sangat terbatas, menegaskan pendekatan desain modern dan rapi ala Mazda.
Mazda CX-70 Hybrid menjadi SUV elektrifikasi ketiga Mazda yang masuk ke pasar Indonesia, setelah CX-60 Mild Hybrid dan CX-80 Plug-in Hybrid (PHEV). Kehadiran model ini memperluas opsi elektrifikasi bagi konsumen Indonesia, khususnya mereka yang ingin perpaduan tenaga besar dan efisiensi bahan bakar tanpa harus beralih total ke mobil listrik.
SUV ini akan tersedia dalam dua pilihan mesin 3.300 cc:
Bensin Turbocharged: 328 PS dan torsi 500 Nm
Diesel Turbocharged: 250 hp dan torsi 550 Nm
Kedua mesin didukung oleh sistem Mild Hybrid Mazda M Hybrid Boost 48V dan transmisi otomatis Skyactiv Drive 8-percepatan. Namun, besar kemungkinan versi bensinlah yang akan ditawarkan di Indonesia, mengingat preferensi lokal yang lebih condong ke mesin bensin dan pertimbangan emisi.
Tak hanya soal performa, Mazda CX-70 Hybrid juga dibekali sistem keselamatan canggih yang menjadikannya sebagai SUV premium kelas atas. Beberapa fitur unggulan meliputi:
Lane Keep Assist
Blind Spot Monitoring with Vehicle Exit Warning
Smart Brake Support
Unresponsive Driver Support (bagian dari sistem Cruising and Traffic Support)
Fitur Unresponsive Driver Support sangat menarik karena mampu mendeteksi jika pengemudi kehilangan fokus atau tidak merespons. Sistem ini akan mengeluarkan peringatan, mengurangi kecepatan, bahkan menghentikan kendaraan secara otomatis untuk mencegah kecelakaan.
Dengan desain dua baris yang lebih personal, teknologi hybrid modern, serta fitur keselamatan berkelas, Mazda CX-70 Hybrid menjadi salah satu highlight paling menarik di GIIAS 2025. Mobil ini menyasar konsumen yang mencari kenyamanan, gaya, dan efisiensi dalam satu paket tanpa harus berkompromi pada performa.
Harganya memang belum diumumkan secara resmi. Namun, jika melihat spesifikasi dan positioning-nya, CX-70 Hybrid kemungkinan akan mengisi celah antara CX-60 dan CX-80, menjadikannya pilihan paling pas bagi konsumen yang ingin beralih ke SUV hybrid tanpa overbudget.
Mazda tidak hanya sekadar ikut tren elektrifikasi. Lewat CX-70 Hybrid, Mazda menawarkan solusi mobilitas cerdas dan penuh karakter untuk konsumen modern yang makin selektif dalam memilih kendaraan.