mobilinanews (Inggris) - Usai main kandang di GP Belanda lalu, Max Verstappen kini tertinggal 105 poin dari penguasa klasemen sementara F1 2025 Oscar Piastri (McLaren).
Dengan sisa balapan tahun ini hanya 9 seri maka tak lagi menarik membicarakan peluang Verstappen mempertahankan gelar tahun ini. Yang jadi top issue adalah masa depannya di skuad Red Bull Racing.
Juara dunia F1 4 kali itu gagal ke Mercedes pada musim 2026. Bukan karena ia menghormati kontrak hingga 2028 di Red Bull. Tapi, karena Verstappen tak memenuhi syarat untuk memutus kontrak. Tak lain karena ia masih masuk 3 Besar klasemen hingga usai GP Belgia lalu. Sesuai perjanjian kontrak, ada exit clause yang membolehkannya keluar tim jika gagal masuk 3 Besar klasemen usai seri Belgia.
Meski begitu Mercedes dikabarkan tetap menanti servis Verstappen pada 2027. Itu memungkinkan karena Verstappen punya hak pergi jika tak kompetitif di musim 2026.
Itu yang membuat Mercedes masih gamang untuk menetapkan perpanjangan kontrak George Russell dan Kimi Antonelli. Jika perpanjangan kontrak Russell hanya untuk semusim di 2026 maka hal itu dipastikan untuk memberi ruang selamat datang buat Verstappen di musim 2027.
Bagaimana jika Russell tampil keren di musim 2026 sehingga tak cukup kuat buat Mercedes untuk menendangnya?
Tak ada masalah. Pasalnya, Verstappen juga buka opsi untuk gantikan Lewis Hamilton di Ferrari yang mana pembalap Inggris itu diperkirakan bakal pensiun jika gagal menjadi juara 2026. Hamilton sendiri dikontrak Ferrari hanya untuk 2025 dan 2026 dengan opsi perpanjangan ke 2027.
Berita ke Ferrari itu bukan hoaks. Sebab, sudah dikonfirmasi dan dibenarkan oleh Jos Verstappen yang adalah ayah kandung sekaligus paling berpengaruh dalam karir balap sang anak.
Lewat wawancara khusus dengan ViaPlay, Jos yang merupakan pensiunan pembalap F1 itu mengakui sudah berbicara banyak dengan Max seputar masa depannya di F1.
"Kami berdiskusi dan itu suatu hal yang sangat logis. Di luar McLaren ada tiga tim besar yang menginginkan Max," kata Jos menyebut Red Bull Racing, Ferrari dan Mercedes.
Ferrari sendiri sejauh ini belum pernah menyebut ingin merekrut Verstappen jika Hamilton pensiun.
Dengan penyebutan 3 tim elit itu, maka bisa dianggap berhenti juga (setidaknya untuk sementara) kemungkinan Verstappen gabung dengan tim Aston Martin, reuni lagi bersama desainer kondang Adrian Newey dan Honda (yang mulai tahun depan pindah dengan Red Bull dan beralih jadi pemasok mesin astton Martin). (r)