Mobilinanews (Jakarta) - Jawa Timur terus tancap gas dalam pembangunan infrastruktur. Salah satu yang paling ditunggu adalah Tol Probolinggo–Banyuwangi (Tol Probowangi), dengan total panjang 175,46 km. Proyek ini termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) dan diproyeksikan bakal menjadi urat nadi baru di jalur timur Pulau Jawa.
Tahapan pembangunannya dibagi dua:
Tahap 1: Probolinggo–Besuki (49,68 km) → ditargetkan beroperasi akhir 2025.
Tahap 2: Besuki–Banyuwangi (126,10 km) → ditargetkan rampung 2026.
Khusus untuk ruas Probolinggo–Besuki, progresnya sudah mencapai 99% dan segera siap dilintasi kendaraan.
Tol ini tidak hanya sekadar jalan bebas hambatan biasa, tapi juga dilengkapi dengan infrastruktur penunjang modern:
3 Gerbang Tol (GT): Kraksaan, Paiton, Besuki.
3 Simpang Susun: memudahkan mobilitas antarwilayah.
Ruas terbagi dalam tiga segmen utama: Gending–Kraksaan, Kraksaan–Paiton, dan Paiton–Besuki.
Dengan desain ini, arus kendaraan akan lebih lancar, distribusi barang lebih cepat, dan masyarakat punya akses lebih mudah ke berbagai wilayah.
Fakta menarik: Probolinggo saat ini menempati posisi ke-4 daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Timur, dengan 16,45% penduduknya masih miskin.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebutkan, keberadaan Tol Probowangi akan jadi katalis:
Mempercepat distribusi barang dan jasa.
Menurunkan biaya logistik.
Membuka peluang ekonomi baru.
Artinya, tol ini bukan hanya jalan, tapi juga jalur keluar dari lingkaran kemiskinan bagi banyak warga Probolinggo.
Pada triwulan II 2025, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,23% YoY, tertinggi di Pulau Jawa, dengan PDRB mencapai Rp849,30 triliun. Kehadiran Tol Probowangi diprediksi akan memperkuat tren ini, terutama di sektor:
Bisnis lokal yang kini punya akses lebih luas.
Distribusi logistik yang makin efisien.
Pariwisata Situbondo dan Banyuwangi yang bakal semakin menggeliat.
Bayangkan, perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki atau Situbondo yang dulunya memakan waktu lama, kini bisa dipangkas drastis dengan adanya tol. Tidak hanya efisiensi waktu, tapi juga kenyamanan berkendara yang lebih baik.
Bagi masyarakat, pengusaha, hingga wisatawan, Tol Probowangi adalah game changer yang akan mengubah wajah ekonomi Jawa Timur timur dalam beberapa tahun ke depan.