Mobilinanews (Jakarta) - Industri kendaraan listrik di Indonesia kembali diramaikan oleh AION UT, mobil listrik compact yang mencatat rekor manis sejak prapemesanan dibuka di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Dalam kurun waktu hanya satu setengah bulan, AION UT sudah mengantongi lebih dari 2.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
“Pemesanan AION UT saat ini sudah menembus lebih dari 2.000 unit, dengan penyebaran terbesar di wilayah Jabodetabek dan Pulau Jawa,” ujar Andry Ciu, Chief Executive Officer AION Indonesia, di Jakarta, Rabu (10/9).
AION UT hadir dengan desain simpel nan modern, hasil sentuhan Stéphane Janin dari GAC Advanced Design Center Europe.
Dimensi: panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.750 mm.
Kabin lega, muat lima penumpang dewasa dengan nyaman.
Bagasi berkapasitas 440 liter, bisa diperluas hingga 1.600 liter dengan kursi baris kedua dilipat.
Interior clean dengan setir dua palang dan head unit 14,6 inci yang menjadi pusat kendali AC, jendela, hingga hiburan.
Soal performa, AION UT menawarkan dua pilihan motor listrik:
100 kW dan 150 kW, torsi puncak 210 Nm.
Akselerasi 0–100 km/jam hanya 7,3 detik.
Mendukung CCS2 & fast charging, isi daya 30%–80% cuma dalam 24 menit.
Varian standard: jarak tempuh 400 km (NEDC), harga Rp325 juta (OTR Jakarta).
Varian premium: jarak tempuh 500 km (NEDC), harga Rp365 juta (OTR Jakarta).
AION UT dirakit dengan status completely knocked down (CKD) di pabrik Cikampek, Jawa Barat, dengan TKDN 40%.
Pengiriman unit ke konsumen dimulai akhir Oktober 2025.
Fitur unggulannya antara lain:
ADAS Level 2 untuk bantuan berkendara.
Enam airbag.
Panoramic roof (khusus varian premium).
Ventilated seat & wireless charging 500 W.
Voice command berbahasa Indonesia.
Audio premium 5 ADiGO speaker.
Dengan kombinasi harga kompetitif, performa unggul, dan fitur lengkap, AION UT berpotensi menjadi salah satu EV compact paling laris di pasar Tanah Air. Antusiasme tinggi dari konsumen sejak awal pemesanan jadi sinyal kuat bahwa segmen mobil listrik makin diterima luas oleh masyarakat Indonesia.