MotoGP 2025 Australia: Fokus ke Kualifikasi, Marco Bezzecchi: Kuncinya di Sana!

Jum'at, 17/10/2025 19:05 WIB
Rulin purba


Marco Bezzecchi (Italia/Aprilia ). (Foto: motogp)
Marco Bezzecchi (Italia/Aprilia ). (Foto: motogp)

mobilinanews (Australia) - Baru di sesi latihan,  Aprilia sudah beri sinyal ancaman kepada sesama pabrikan Italia - Ducati. Dua unit Aprilia RS-GP mengganyang 6 unit seri Ducati Desmosedici.

Marco Bezzecchi (Aprilia) dan Raul Fernandez (TrackHouse Aprilia) menyudahi dua sesi latihan GP Australia di Philip Island, Jumat (17/10), dengan posisi tercepat 1 dan 2. Meski baru latihan, Bezzecchi sudah lampaui rekor kecepatan MotoGP Australia.

Bezzecchi tinggal mematangkan persiapan di FP2 pada Sabtu (18/10) dan selanjutnya fokus 100% ke phase kualifikasi.

"Saya harus berjuang di kualifikasi. Karena di situlah kunci untuk mendapatkan posisi start untuk dua sesi balapan (sprint dan main race). Kami harus dapatkan paling tidak posisi di dua baris depan," katanya.

Badannya masih menyisakan rasa sakit akibat tubrukan dengan Marc Marquez (Ducati) di GP Indonesia lalu. Terutama saat pengereman keras dan badannya terangkat dan harus menahan beban.

"Mudah-mudahan besok semakin baik," harapnya.

Di Indonesia ia tampil mempesona dengan raihan pole position dan juara sprint race. Sayang, crash dengan Marquez itu menyebabkan keduanya out dari balapan, bahkan Marquez harus dirumahsakitkan dan diprediksi absen hingga akhir musim.

Aprilia dan Bezzecchi ingin teruskan tren positif itu di Australia,  tak lain untuk menapak dari urutan 4 klasemen sementara ke peringkat 3 dengan menggusur Francesco Bagnaia (Ducati) di grup 3 Besar. Saat ini keduanya hanya berjarak 20 poin.

Target lainnya adalah mempertahankan posisi runner-up kejuaraan konstruktor hingga akhir musim.

Bagnaia yang masih juga bermasalah dengan motornya, menyelesaikan dua sesi latihan awal di urutan tercepat ke-9. Diprediksi kalau Bezzecchi juga akan ungguli juara dunia 2022 dan 2023 itu di kualifikasi.

Tapi, hanya di balap sprint peluangnya bisa mendapatkan poin signifikan atas Bagnaia, hsnys untuk sekadar mereduksi ketinggalan 20 poin itu.

Untuk sesi balap grand grix Minggu, peluang Bezzecchi lebih sulit meskipun nantinya ia dapat posisi start di front row. Pasalnya, ia diganjar double long lap penalty karena disalahkan  stewards pada kasus tubrukan dengan Marquez di GP Indonesia itu.

Soal itu, Bezzecchi tak ingin terbebani. Ia ingin tampil lepas seperti biasanya dan berusaha jadi yang terbaik. Salah satu usaha kerasnya adalah menjajal beberapa variasi kompon ban depan dan belakang, mencari yang ideal di Sirkuit Philip Island yang tak hanya kencang tetapi di beberapa bagian juga menghadapi terjangan angin dari lautan  lepas.

"Untuk sesi Minggu kita lihat nanti saja. Saat ini fokus kami pada kualifikasi dan selanjutnya sprint," tandasnya.

Setidaknya Aprilia sudah memberinya motor yang bisa diandalkan dengan posisi 1-2 bersama Fernandez. (r)

 

Tag

Terpopuler

Terkini