mobilinanews (Meksiko) - Dua sesi latihan GP Meksiko usai pada Jumat (24/10) petang waktu Meksiko atau Sabtu (25/10) pagi WIB. Fakta sementara, bukan McLaren tetapi Ferrari yang jadi lawan terdekat kubu Red Bull Racing (RBR).
Charles Leclerc tercepat di FP1, mengalahkan pemimpin klasemen sementara Oscar Piastri (McLaren) yang terjerembab ke posisi keempat. Di bawah rider belia Mercedes Andrea Kimi Antonelli dan pembalap veteran Nico Hulkenberg (Sauber) di P2 dan P3.
Pada sesi ini Max Verstappen (RBR) dan Lando Norris (McLaren) duduk manis di garasi tim lantaran mobil mereka digunakan oleh pembalap binaan tim sesuai regulasi.
Lanjut ke FP2, SF25 milik Leclerc ternyata masih garang. Ia lagi-lagi mengalahkan dua unit MCL39 milik McLaren. Yang tak bisa dikalahkan Leclerc hanyalah Verstappen yang datang dengan floor baru pada RB21-nya.
Pengembangan terbaru plus modifikasi aerodinamika membuat mobilnya punya keuntungan extra sesuai karakter lintasan Autodromo Hermanoz Rodriguez. Juara dunia bertahan ini pun mencatatkan waktu terbaik 1 menit 17,392 detik. Mengungguli Leclerc dengan gap 0,153 detik.
Meski begitu tak berarti RBR tak punya hambatan. Mobil sempat goyang-goyang di kecepatan tinggi dan buru-buru Verstappen harus menurunkan speed dan bermain aman.
"Saya seperti mengemudi di atas es," keluhnya dan kejadian ini langsung diinvestigasi para insinyur RBR agar tak terulang di sesi kualifikasi pada hari ini.
Di mana anak-anak McLaren?
Norris berada di P4, di bawah Antonelli yang menyabet satu tempat di grup 3 Besar. Sementara Piastri lebih jauh ke bawah di peringkat ke-12 dengan defisit waktu 0,840 detik dari Verstappen.
Hasil itu tentu saja mengkhawatirkan para petinggi dan fans McLaren. Karena Piastri dan Norris hanya berselisih 14 poin dalam perebutan gelar 2025. Dipastikan keduanya akan tetap fight keras karena memang tak ada team order di McLaren.
Saat sama yang justru tak kalah mengkhawatirkan adalah pengejaran Verstappen dari peringkat 3 klasemen. Ia masih bisa mengejar ketertinggalan 26 poin dari Norris dan 40 poin dengan Piastri dalam sisa seri tahun ini.
Jika Leclerc tetap berada di atas 2 McLaren pada kualifikasi dan raceday maka itu jelas jadi keuntungan ekstra Verstappen karena berpotensi meraih poin lebih besar dari Norris dan Piastri.
Piastri yang memimpin klasemen sejak awal musim belum bicara soal keterpurukannya saat ini. Yang terlihat di FP2 hanyalah fokusnya untuk menguji ban terbaik untuk digunakan pada kualifikasi (single lap) maupun raceday (long run).
Karena itu pembalap 24 tahun asal Australia ini mengaku tak perlu khawatir berlebihan meski sadar RBR sudah bangkit sejak 5 race terakhir.
"Max masih lakukan pengembangan teknis pada mobilnya. Saya sudah menduga kebangkitannya, tapi tak menduga secepat ini," katanya.
Khawatir?
"Sejujurnya, tidak! Saya tak perlu mengkhawatirkan orang lain. Mentalitas saya tak berubah. Bekerja keras bersama tim di sekitar saya dan benar-benar fokus seperti biasanya. Itu yang penting kami lakukan dan melihat hasilnya."
Akhirnya nanti akan terlihat adakah perubahan Piastri pada FP3 dan seterusnya di kualifikasi. Soalnya, ancaman lain juga datang dari pembalap kedua RBR Yuki Tsunoda yang P7 di FP2. Rawan jika pembalap Jepang itu sampai mengalahkan Piastri di kualifikasi yang analisisnya segera menyusul di portal ini. (r)