Mobilinanews (Arab Saudi) - Toyota Gazoo Racing (TGR) bersiap untuk mempertahankan gelar Juara FIA World Rally-Raid Championship (W2RC) dengan semangat baru, formasi baru, dan yang paling dinantikan adalah armada balap baru DKR GR Hilux yang lebih kuat.
Sebagai tim yang telah mendominasi arena rally-raid global dengan empat gelar Juara Dunia pabrikan dan tiga gelar pembalap berturut-turut, TGR W2RC jelas bukan hanya peserta, tetapi pesaing terkuat yang harus dikalahkan.
Musim 2026 akan dibuka oleh Reli Dakar yang ikonik, berlangsung di Arab Saudi pada 3–17 Januari. Tentunya, dalam ajang ini, TGR W2RC mengincar kemenangan keempat mereka, setelah kejayaan pada 2019, 2022, dan 2023.
Untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dari berbagai pabrikan, tim ini telah melakukan refresh total, baik pada susunan pembalap maupun kendaraan tempur mereka yang mengambil basis dari generasi terbaru dari Toyota Hilux.
Trio Bintang di Balik Kemudi DKR GR Hilux Baru
Line-up TGR W2RC kini diperkuat oleh perpaduan antara pengalaman dan talenta muda. Salah satunya seperti Henk Lategan, pereli asal Afrika Selatan yang tengah membidik posisi teratas setelah hampir merebut gelar musim lalu alias runner up Dakar 2025 kategori mobil.

“Tujuan kami adalah melampaui hasil tahun lalu. Sangat menarik untuk menjadi bagian dari proyek baru, dan kami sangat menantikan apa yang bisa dilakukan oleh Toyota DKR GR Hilux yang serba baru ini dalam mode kompetisi penuh,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Pereli selanjutnya adalah Seth Quintero. Ya, bintang rally-raid asal Amerika Serikat (AS) ini telah menunjukkan performa dan mental juara yang dibutuhkan, meraih kemenangan stage pertamanya dan masuk 10 besar secara keseluruhan di Dakar 2025.
"Dakar 2026 akan menjadi yang kuat, tidak hanya untuk saya sendiri tetapi untuk seluruh tim. Saya merasa bugar, percaya diri, dan siap menghadapi apa pun yang ditawarkan Dakar,” ucapnya mengutip siaran Toyota.
Yang paling menarik adalah pereli asal Australia, Toby Price. Pemenang Dakar dua kali di kategori motor ini akan melakukan debutnya di TGR W2RC yang akan didampingi navigator ulung, Armand Monleon, yang membantu Lucas Moraes meraih gelar pembalap 2025.
“Ini adalah salah satu momen luar biasa. Bekerja sama dengan Armand luar biasa. Dia membawa begitu banyak pengalaman, dan saya benar-benar yakin kami berada di posisi yang bagus untuk menantang para legenda Dakar,” tutur Toby Price.

Ketiga kru bertalenta ini akan mengendarai DKR GR Hilux serba baru yang dikembangkan oleh insinyur-insinyur jenius dari Overdrive, Christian Loriaux dan Glyn Hall. Dimana, mobil ini memiliki spesifikasi yang sangat menggiurkan.
DKR GR Hilux baru itu kini dibekali sasis tubular baru yang menawarkan peningkatan kekakuan torsional dan pengurangan bobot, sekaligus meningkatkan kemudahan servis, faktor krusial di Dakar dimana perbaikan cepat dapat menjadi penentu kemenangan.
Selain itu, transmisi dari mobil balap W2RC terbaru Toyota itu diklaim juga diperkuat yang dirancang untuk menangani beban ekstrem, membuat kendaraan ini lebih cepat dan lebih tangguh menghadapi gurun.
Kendaraan baru ini sedang menjalani program pengujian ketat untuk mempersiapkannya menghadapi tuntutan Reli Dakar 2026 yang akan dimulai dan diakhiri di pelabuhan Laut Merah, Yanbu, dengan putaran ekstensif melalui medan gurun yang menantang.
Ganasnya lagi, reli 15 hari ini hanya memiliki satu hari istirahat di Riyadh dan mencakup dua marathon stages yang terkenal kejam, di mana kru harus mengurus kendaraan mereka sendiri tanpa bantuan eksternal.