mobilinanews (Abu Dhabi) - Pilot tim McLaren Lando Norris tampil tenang tanpa cela di sesi pembuka GP Abu Dhabi, FP1, Jumat (5/12). Tapi, belum bisa ditakar apakah kecepatannya bisa konsisten di atas Max Verstappen (Red Bull Racing) pada sesi-sesi selanjutnya.
Pasalnya, Norris yang membukukan waktu terbaik 1 menit 24,485 detik hanya unggul 0,008 detik atas Verstappen. Posisi tiga dihuni Charles Leclerc (Ferrari) dengan gap 0,016 detik dari Norris.
Rekan setim Norris, Oscar Piastri, tidak tampil dalam sesi ini karena jatah latihannya diberikan kepada pembalap binaan McLaren Pato O'Ward. Tercatat 9 orang pembalap debutan yang tampil pada sesi ini. Termasuk pembalap blasteran India/Inggris Arvid Lindblad yang tahun depan promosi dari F2 ke F1 lewat Racing Bulls. Pada sesi ini ia gunakan mobil Yuki Tsunoda (Red Bull Racing).
Hanya tim Mercedes dan Kick Sauber yang turun dengan line-up regularnya.
Duet Mercedes Andrea Kimi Antonelli dan George Russell menempati peringkat 4 dan 6, sementara pembalap Sauber Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto mendapat posisi 5 dan 7 tercepat.
Seperti biasa hasil FP1 tak begitu menarik diulas oleh media. Yang justru mencuat adalah perubahan sikap CEO McLaren Zak Brown.
Kini ia dengan tegas menyatakan setuju dan siap menerapkan team order untuk memastikan gelar juara dunia 2025 jatuh kepada pembalapnya, Norris sebagai pemimpin klasemen ataupun Piastri yang berada di peringkat 3. Saat ini Norris unggul 12 poin atas Verstappen dan 16 poin atas Piastri.
"Ya, tentu saja (menerapkan team order). Kami realistis. Kami ingin memenangkan kejuaraan dunia pembalap ini," kata Brown saat diwawancarai Sky Sporr F1.
Pebisnis top asal AS itu menjilat ludah sendiri. Karena sebelumnya ia bilang lebih baik menyumbangkan gelar kepada Verstappen dibandingkan ia harus menyakiti perasaan salah satu pembalapnya.
Senada dengan ucapan prinsipil tim Andrea Stella sebelumnya, Brown menegaskan keputusan team order itu baru akan dibahas seusai kualifikasi dan penentunya melihat situasi pada saat race berdurasi 58 laps pada Minggu (7/12) malam.
"Kita belum tahu bagaimana kualifikasi nanti, soal performa mobil. Tapi saat masuk balapan akan semakin jelas prmbalap mana yang punya peluang dan mana yang tidak. Saat itulah kami akan melakukan apa pun untuk memenangkan gelar. Gila kalau tidak!' tandasnya.
Norris hanya butuh finish 3 Besar jika Verstappen juara di Abu Dhabi. Kalau Piastri yang juara maka Norris hanya perlu finish 6 Besar untuk pastikan gelar 2025.
Yang butuh team order adalah situasi dimana Verstappen di ambang juara dan Piastri di P2 atau P3 serta saat sama Norris berada di P4 dan terancam gagal masuk podium. Saat itulah perintah team order masuk kepada Piastri agar mundur memberikan satu tempat podium kepada Norris.
Siapa yang bisa mengancam Norris naik podium akan terlihat perkiraannya pada hasil kualifikasi Sabtu (6/12). (r)