F1 2025 Abu Dhabi: Max Verstappen Pole Sitter. Lando Norris di Zona Nyaman

Sabtu, 06/12/2025 22:47 WIB
Rulin purba


Max Verstappen (Belanda/Red Bull Racing) peraih pole terakhir kompetisi F1 2025. Foto: f1)
Max Verstappen (Belanda/Red Bull Racing) peraih pole terakhir kompetisi F1 2025. Foto: f1)

mobilinanews (Uni Emirat Arab) - Max Verstappen meraih pole position GP Abu Dhani 2024 usai tercepat di sesi kualifikasi Sabtu (6/12). Rivalnya, Lando Norris, berada di zona nyaman, P2, tapi belum tentu aman.

Kedua kandidat juara dunia 2025 itu akan lepas start pada raceday Minggu (7/12) dari baris depan. Oscar Piastri, kandidat satunya, memulai balapan dari baris kedua bersama George Russell (Mercedes). 

Komposisi starting yang menarik di baris depan. Jika Norris bermain aman maka jalannya pertarungan akan biasa-biasa saja. Cukup bermain anteng mengikuti Verstappen dan finish P2 sudah menjadikannya juara dunia 2025. Begitu juga jika ada perintah tim untuk Piastri agar tidak fight merebut posisi terdepan, itu juga bikin nyaman Norris.

Sejauh ini belum ada kepastian strategi McLaren untuk terapkan team order. Meski peluangnya tipis, kesempatan Piastri masih terbuka asalkan juara di Abu Dhabi dan saat sama Norris tersisihkan keluar grup 6 Besar finisher. 

Tapi, lain soal jika tak ada team order dan saat sama Norris benar-benar pegang kata-katanya seusai kualifikasi.

"Saya kecewa gagal meraih pole di kesempatan terakhir tahun ini. Saya akan tebus pada balapan besok. Saya masih bertekad menjadi pemenang dalam balapan besok. Itu adalah tujuan saya," tegasnya. 

Wow, jika itu benar berarti ia tak ingin main safe seperti diperkirakan banyak orang! Dan, jika ia fight melawan Verstappen yang tampil nothing to lose maka zona nyaman itu bisa berubah rawan. Apa saja bisa terjadi jika nasib lagi tak bagus, seperti dialami sendiri oleh Norris di GP Las Vegas dan Qatar (kehilangan banyak poin dengan Verstappen).

Ya, Verstappen hanya akan fokus untuk finish P1 dan tak akan noleh-noleh siapa di  belakangnya.

"Saya senang meraih pole, hanya itu yang bisa saya lakukan. Selebihnya di luar kendali saya," ujar Verstappen usai kualifikasi.

Ya, bagaimana formasi pembalap di belakangnya memang di.luar kontrol Verstappen. Ia hanya bisa berharap Norris gagal masuk podium untuk menjadikannya juara dunia.

Dan,  bakal seru pula jika para bos McLaren memperbolehkan Piastri fight sejak garis start untuk memenangi balapan. Ia hanya bisa menjadi juara dunia jika jadi juara dan saat sama Norris gagal masuk 6 Besar. Satu.posisi yang tak sulit.buat Norris jika tak ada kejadian sangat sial yang menimpanya.

Team Principal McLaren Andrea Stella pun tak mau menyinggung soal team order yang selama ini teguh dipertahankan timnya kalau perintah itu hanya akan dilayangkan jika salah satu pembalapnya tak lagi punya kans jadi juara dunia. Nah, dalam  balapan besok, Piastri masih punya kans seberapa kecil pun peluangnya.

Stella pun menjawab ala kadarnya.

"Soal kualifikasi, Verstappen dan Red Bull unggul satu atau dua persepuluh detik dari kami, jadi wajar saja mereka berada di posisi terdepan. Dalam hal gelar juara, sudah ada di tangan kami, syaratnya kami harus tampil baik besok," kata Stella bikin penasaran.

Menyimak kalimat itu sepertinya mereka akan membiarkan Verstappen P1, tetapi trofi kejuaraan dunia ada dalam genggaman mereka. Tapi, seperti kata Verstappen, tak ada yang tahu apa yang terjadi dan di F1 apa pun bisa terjadi. (r)

 

Tag

Terpopuler

Terkini