F1 2025 Abu Dhabi: Adu Taktik Pergantian Ban, Max Verstappen Punya Kartu Lebih Baik. Akankah Muncul Drama Lagi?

Minggu, 07/12/2025 18:27 WIB
Rulin purba


Strategi pitstop yang memungkinkan pada race malam ini. (Foto: f1)
Strategi pitstop yang memungkinkan pada race malam ini. (Foto: f1)

mobilinanews (Uni Emirat Arab) - Apa saja masih bisa terjadi dalam laga terakhir atau seri ke-24 musim kompetisi F1 2025 di Abu Dhabi malam ini, pukul 20.00 WIB. Tiga petarung berebut 1 trofi dunia. Mungkinkah ada drama lagi setelah dua kisah beruntun di Las Vegas dan Qatar?

Balapan akan berlangsung 58 laps. Prosesi lepas start selalu mencekam, menegangkan. Drama pertama acap muncul di tikungan 1, 2 atau 3. Tergantung seberapa agresif para pembalap di belakang untuk secepatnya merangsek perbaiki posisi.

Max Verstappen (Red Bull)  dan Lando Norris (McLaren) berangkat dari baris depan, sedangkan Oscar Piastri (McLaren) dan George Russell (Mercedes) dari baris kedua.

Jika proses awal itu lancar dan terkendali maka potensi drama perebutan gelar tersedia dalam proses pitstop atau pergantian ban. Proses ini yang bisa mempengaruhi hasil akhir untuk menentukan siapa juara dunia 2025. Norris cukup finish podium untuk mendapuk gelar. Verstappen harus juara dan berharap Norris tak ikut manggung ke podium. Piastri pun harus juara dan berharap Norris gagal finish 6 Besar.

 Sepanjang latihan, performa ban menjadi prioritas perhatian tim gegara tingkat cengkeraman yang lebih rendah dari perkiraan.  Sektor 1 trek Yas Marina juga berbeda dengan lapisan tahun lalu.  Tentu saja ada perubahan set-up.

Meskipun demikian, Pirelli tetap mengindikasikan bahwa sekali pit stop adalah cara tercepat untuk menyelesaikan 58 laps. Dimulai dengan ban berkompon medium hingga ptaran 20-26 dan kemudian diganti dengan ban keras (hard tyre).  Atau alternatifnya, ban keras hingga lap 39-45 sebelum ban lunak (soft tyre) hingga lap terakhir.

Meski riskan, strategi dua pit stop bisa dimulai dengan ban medium, sebelum beralih ke ban keras untuk stint tengah, sebelum putaran terakhir dengan ban medium atau lunak. Nah, disinilah  Verstappen muncul dengan kartu as.

Pembalap Red Bull tersebut memiliki dua set ban medium baru yang tersedia untuk grand prix, dibandingkan dengan kedua pembalap McLaren yang justru menyimpan dua set ban keras.

Ketiganya kemungkinan besar akan memulai dengan satu set ban medium baru. Tetapi Verstappen kemudian akan memiliki cadangan satu set ban C4 baru (ban lunak) yang dapat memberikan keuntungan di tahap akhir dibandingkan dua set ban C3 milik Norris dan Piastri.  

Strategi ban ini juga bisa kacau balau jika durasi balapan disela oleh masuknya safety car. Dan, itu sangat mungkin karena sepanjang lintasan terbentang tembok kiri kanan yang langsung berada di sisi trek. Jika mobil meleng.langsung hantam tembok,  tak ada tempat  menghindar dan setiap crash itu memastikan kehadiran safety car.

Akhirnya, ya masih ada ketegangan yang tersisa. Yang bisa dinikmati penggemar. (r)

Tag

Terpopuler

Terkini